Polda Jatim Ungkap Penjualan Tabung Oksigen Lebihi HET

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID–Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap adanya dugaan penjualan tabung oksigen melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Polda mengamankan tiga orang saksi asal Sidoarjo berinisial, AS, FR, dan TW.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta seperti dilansir dari TOPNEWS.MY.ID di Surabaya mengatakan, kasus itu bermula ketika AS membeli tabung oksigen beserta isinya dari PT NI dengan harga Rp 700 ribu dan menjualnya kepada FR seharga Rp 1,35 juta. Padahal HET tabung oksigen senilai Rp 750 ribu.

AS dalam aksinya dibantu TW, yang merupakan adik kandung AS dan memasarkan tabung oksigen beserta isinya ukuran satu meter kubik melalui akun facebook dan juga WhatsApp Group.

”Saat ini banyak masyarakat yang butuh oksigen dan di sisi lain ada yang cari keuntungan. Sehingga akan terjadi kelangkaan. Dengan hal ini ada dua hal yang dilanggar, ketersediaan tabung oksigen dan harga melebihi HET,” ujar Nico.

Nico mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan membeli tabung oksigen dan obat-obatan kalau tidak perlu. Apalagi jika obat dan tabung oksigen itu dijual kembali. Sebab, pemerintah sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan masyarakat ketika terinfeksi Covid-19.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : TOPNEWS.MY.ID



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan