Pemkab Gowa Siapkan Denda dan Pencabutan Izin Bagi Pengusaha yang Bandel Melanggar PPKM Mikro

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Gowa – Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Gowa sudah melewati hari kedua. 

Memasuki hari kedua masih ditemukan beberapa warkop dan rumah makan yang bandel yakni Warkop Andi Tonro di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, dan Rumah Makan Cangkuning Sungguminasa. 

Pasalnya setelah dilakukan teguran pertama atau teguran lisan pada malam sebelumnya tidak membuatnya jera pada malam berikutnya. 


Baca Juga: Hari Pertama PPKM Mikro di Gowa, Tim Temukan Sejumlah Tempat…

Hari kedua PPKM Mikro Gowa, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kembali melakukan pemantauan langsung di lapangan bersama tim lainnya, Minggu 11 Juli 2021 malam. 

“Kita kembali turun ke lapangan, dan  ditemukan warkop yang masih buka padahal sudah dilakukan razia oleh tim lainnya dan berjanji tidak membuka tapi kenyataannya masih buka, sehingga kita berikan sanki kedua atau teguran tertulis jika melanggar lagi barulah dilakukan denda dan pencabutan izin usaha,” ungkap Adnan. 


Baca Juga: Jelang PPKM Mikro, Pemkab Gowa Lakukan Sosialisasi Secara Masif ke…

Adnan mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan hingga PPKM selesai dan tidak segan memberikan sanksi tegas jika ditemukan pelaku usaha yang melanggar. 

“Besok kita akan cek lagi sampai pelaksanaan PPKM selesai. Jika masih buka maka kita beri sanksi tegas,” jelasnya. 

Pada pemantauan yang dilakukan orang nomor satu di Gowa itu bersama Dandim 1409 Gowa, dirinya mengingatkan warug makan/warkop/kafe dan lainnya bisa buka sampai jam 7 malam dan bisa melayani pesan antar atau bungkus sampai jam 10 malam, sehingga sebagai tanda tidak dilakukannya pelayanan makan di tempat di atas jam 7, pelaku usaha diharuskan menaikkan kursi di atas mejanya. 


Baca Juga: PPKM Mikro di Gowa 10 Hingga 20 Juli 2021, Catat…

“Di luar yang nelakukan pelanggaran, Alhamdulillah sudah banyak yang bisa memahami kebijakan dan hanya buka karena bawa pulang saja atau bungkus. Kita ingatkan juga kalo memang tidak melayani adalah ditandai dengan kursi dinaikkan di atas meja,” urai Adnan. 

Sementara itu, Tim 3 yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani kembali melihat Rumah Makan Cangkuning masih melayani makan di tempat di atas pukul 19.00 WITA. Melihat itu ia langsung memberikan teguran keras karena rumah makan tersebut telah ditegur dihari-hari sebelumnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *