BREAKING NEWS – Bus Bawa Rombongan Pelajar SMP Masuk Jurang di Sumedang, 22 Meninggal



SUMEDANG, TOPNEWS.MY.ID – Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan pelajar SMP IT AL-Muawanah masuk ke dalam jurang di Sumedang, Jawa Barat.

Hingga saat ini 22 orang meninggal dunia telah dievakuasi.

Tim Basarnas sedang mencoba evakuasi 6 orang yang masih terjepit badan bus.

Bus membawa 59 siswa SMP terperosok ke dalam jurang.

Diduga para pelajar sedang melakukan perjalanan ziarah.

Kecelakaan terjadi di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Diperkirakan kedalaman jurang sekitar 20 meter.

Sahabat Kompas TV, Jangan lupa Subscribe, Share dan Like Channel Kompas TV Agar Selalu Memperoleh Informasi Terkini

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV.

Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.TOPNEWS.MY.ID

Media sosial Kompas TV:
Facebook:
Instagram:
Twitter:
LINE:

https://www.youtube.com/watch?v=8yRXjyF7IGg

Respon (46)

  1. kecelakaan bus di sumedang jgn jd kambing hitam, tp guru2 yg punya ide tour n ziarah yg konyol, uda tau sikon masih pandemi n hrs belajar dr rmh, malah prg tour bw murid2, dinas pendidikan jgn diam aja, hrs di tindak guru2 nya n kepala sekolah nya

  2. ini contoh koyol guru2, agar guru2 n sekolah lain jgn seperti ini mikirin mau tour saat pandemi tampa perhitungan sikon, apa lg skrg msh tahap belajar dr rmh karna pandemi. siapa yg ks ijin utk tour n ziarah anak2 smp ? mas mentri hrs tindak kepala sekolahnya.

  3. Maaf 1000 kali maaf .paling tdak suka dengar siswa siswi jln jln.pada ga ngerti .kasian itu yg korban.Tapi….apa boleh buat .semoga tetap tabah dan tegar buat keluaga yg terkena musibah.amin.

  4. Penyelenggara tour ziarah harus di proses, situasi sedang covid bisa2nya ziarah apalagi ridak menerapkan protokol kesehatan satu bis bisa2nya sampai kurang lebih 60 orang,semoga diberikan kelapangan, keikhlasan bagi yg di tinggalkan, sedangkan yang luka2 segera di sembuhkan amin.

  5. Inalillahi wainailaihi rojiun, semoga korban yang meninggal husnul khatimah diterima amal dan ibadahnya, serta bagi keluarga yg ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan lahir bathin, untuk korban yg selamat namun mengalami luka semoga diberikan kesembuhan dan kesehatan, aamiin yaa robbalalamiin.
    Miris, disaat pandemi seharusnya sekolah tidak melaksanakan aktivitas apapun selain DARING yg melibatkan banyak siswa, mudah-mudahan pihak dinas terkait mengusut tuntas mengenai masalah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *