Ternyata Kasper Schmeichel Sudah Mengadu ke Wasit soal Laser, Tapi Diabaikan

  • Bagikan
England


“Mirip saat Indonesia lawan Malaysia.”

TOPNEWS.MY.ID – Penjaga gawang Denmark Kasper Schmeichel mengungkapkan bahwa dia memberi tahu wasit Danny Makkalie tentang laser yang menyorot matanya saat pertandingan semifinal lawan Inggris.

Gangguan itu dialami oleh Schmeichel sesaat sebelum Harry Kane mengeksekusi penalti setelah Sterling dilanggar di dalam kotak saat perpanjangan waktu.

Sebenarnya Schmeichel berhasil membaca tendangan Kane, namun bola justru memantul tepat ke arah Kane dan kali ini bola berhasil masuk untuk memberi Inggris keunggulan 2-1.

Pemain berusia 34 tahun itu mengungkapkan, “Saya tidak mengalaminya pada babak pertama karena itu berada di belakang saya di sisi kanan saya. Tapi saya mengalaminya di babak kedua.”

“Saya memberi tahu wasit. Dan dia pergi untuk mengatakan sesuatu kepada salah satu ofisial lainnya.”

Dikonfirmasi pada hari Kamis bahwa Inggris akan didakwa atas insiden yang tidak menyenangkan tersebut. Itu adalah aksi yang menodai turnamen sekelas Euro tentunya.

The Three Lions juga dituduh menyebabkan gangguan saat lagu kebangsaan Denmark dinyanyikan. Bahkan ada suporter yang menyalakan kembang api.

Sebuah pernyataan dikeluarkan oleh panitia pelaksana pertandingan. “Kasus ini akan ditangani oleh Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) pada waktunya.”

Polisi London mengatakan bahwa insiden itu masih ditangani oleh UEFA dan belum menjadi masalah polisi.

Mantan menteri dalam negeri Inggris mengatakan bahwa polisi sedang menyelidikinya.

Berbicara di House of Lords, Baroness Williams mengatakan kepada rekan-rekannya, “Lord Thomas dari Gresford menyebutkan tentang insiden dengan pena laser.”

“Itu adalah insiden yang mengerikan dan saya sudah bertanya tentang ini. Saya mengerti polisi sedang menyelidikinya.”

Denmark memimpin lebih dulu melalui tendangan bebas roket Mikkel Damsgaard.

Pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol lewat tendangan bebas langsung pertama di Euro. Dan itu juga merupakan gol pertama yang bersarang ke gawang Jordan Pickford sejauh ini.

Harapan Inggris kembali tumbuh ketika Simon Kjaer mencetak gol bunuh diri saat salah mengantisipasi umpan yang tertuju pada Raheem Sterling.

Kane kemudian mencetak gol di perpanjangan waktu dan menjadikan ini kali pertamanya Inggris mencapai final turnamen besar pertama mereka sejak 1966.

Mereka akan menghadapi Italia asuhan Roberto Mancini di Wembley pada Minggu malam.

(diaz alvioriki/mit)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *