Pasien Covid-19 Membludak, Nakes RSUD Ponorogo Kewalahan



TOPNEWS.MY.ID – Dalam video amatir terlihat, sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Ponorogo, tampak beristirahat di selasar Instalasi Gawat Darurat.

Tampak juga, ruang ICU dan isolasi di rumah sakit ini penuh oleh pasien.

Sejak sepekan terakhir, 54 tempat tidur untuk pasien covi-19 terisi penuh, sementara jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 terus bertambah.

Ruang informasi dan selasar IGD Rumah Sakit pun terpaksa digunakan untuk merawat pasien covid-19 karena tak mendapatkan bed di ruang isolasi.

Sementara itu, hampir semua rumah sakit rujukan covid19 di Surabaya mengalami over kapasitas atau terisi 100 persen.

Di antaranya Rumah Sakit milik Pemprov Jawa Timur RSUD Dokter Soetomo Surabaya yang juga mengalami overload. Akibatnya, banyak pasien harus antre hingga di ruang IGD.

Data per tanggal 26 Juni, di ruang IGD rumah sakit rujukan Milik Pemprov Jatim ini telah merawat 330 pasien covid19 dari berbagai daerah dari kapasitas 270 pasien.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan telah menyiapkan sejumlah antisipasi terhadap potensi lonjakan pasien covid 19.

Selain menyiapkan rumah sakit darurat, Pemprov Jawa Tengah akan mengonsolidasi sejumlah kebutuhan dalam penanganan obat maupun tempat perawatan.

Ganjar juga memberi perhatian ketersediaan oksigen di Jawa Tengah .

https://www.youtube.com/watch?v=NAXoJ9n30uw

Respon (46)

  1. kalo tenaga kesehatan sdh muak dengan keogisan masyarakat tdk taati protocol kesehatan dan selalu menentang dengam wabah ini,maka tdk ada lg yg nsa kta harapkan,tolong lah kita taati protocol kesehatan dan jangan melawan dengan wabah ini.

  2. Calon2 yg modalnya hanya pencitraan harus dibongkar secara tuntas. Rakyat Jateng No 2 paling miskin se pulau Jawa, tidak ada perbaikan padahal sdh 2 periode. Harus dibongkar habis kalau tdk buntutnya pasti menipu rakyat dan dikendalikan bandar cukong”. Era pencitraan sudah berakhir, rakyat hidup makin susah . Enough is enough!

  3. mau sampai kapan woi covid ini berlalu, di amerika pemerintah nya sudah membebaskan warga nya tidak pakai masker lagi, di indonesia covid bukan e menurun malah tambah naik, gimana ekonomi mau bagus kalo lockdown2 mulu

  4. Tlong sodara2 ku seluruh Indonesia ayoo sama2 berjuang melawan Covid ,dgn selalu menjaga prokes ,saling mengingatkan minimal di lingkungan kita ,ber empatilah sama Nakes, relawan yg barjuang siang,malam merawat para pasien, kita jgn menambah lagi, kelurga para Nakes,relawan juga pasti pngin segera berkumpul Normal ga ada was2 Ayo sodara2 ku kita berjuang bersama ,salam Hormat ,salam sehat

  5. JANGAN MAIN API NANTI AKAN TERBAKAR DENGAN SENDIRIX,, LIHATLAH PARA PETINGGI NEGRI INI TAK SATUPUN YG MATI KARNA COVID19 KARNA MEREKA BERMAIN DENGAN UANG NEGARA TAPI TDK BERMAIN COVID19,,, KITA TIDAK BODOH CUMAN DI BODOHIN KITA TDK MISKIN CUMAN DI MISKINKAN

  6. Seleksi alam untuk yang suka ngeyel, semoga para nakes tetap diberi kekuatan dan kesehatan. Semoga yang sadar akan prokes dan lebih mementingkan kesehatan sendiri dan orang banyak, tetap dijaga immunnya. Amin

  7. ayooo.. percepat vaksinasi.. supaya covid bisa menjadi endemik.. dan hrs tetap ketat prokes, terutama yg punya komorbid hrs super ketat prokes.. krn covid gak akan bisa hilang, cuma bisa di rubah menjadi endemik, bkn pandemik lg.. biar rumah sakit hanya mengatasi pasien covid yg gejala sedang sampai berat aza..

  8. Akhirnya India versi Indonesia terjadi juga , alhamdulillah semoga lbh banyak lagi warga yg ngeyel pada mampus sekalian, lumayan bisa Ngurangi pengangguran di Indonesia pak Mendagri 😖🤑😎

  9. Pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin memutus mata rantai virus bahkan sampai geram menangani pandemi ini…Tinggal kitanya sebagai masyarakat mari kita bantu pemerintah kita. Jangan saling menyalahkan! Dimulai dari diri kita sendiri jaga kesehatan🙏

  10. Dilarang muduk ngejel masih mudik tekat .yg mudik dtg kena covid resiko sendri bandel .ngenjel.dpt apa mudik njawa hilang .pemerintah jka omong di larang hrs nurut ya masyarakat ok

  11. corona terus corona terus. singapura sudah anggap corona sperti flu biasa. dan pemerintahanya melarang warganya memposting corona. kenapa indonesia masih saja di viralkan di media yng nmnya corona. ada apa di balik corona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *