6 Momen Kontroversial Mario Balotelli di Sepakbola, Mungkinkah Terulang di Turki?

  • Bagikan
England


“Pindah ke Adana Demirspor membuat orang Turki kini menunggu aksi aneh apa lagi yang ditampilkan.”

TOPNEWS.MY.ID – Mario Balotelli secara mengejutkan meninggalkan Italia. Penyerang kontroversial itu pergi ke Turki untuk membela klub promosi Adana Demirspor. Pertanyaannya, apakah aksi-aksi anehnya di masa lalu akan diulangi di Super Lig 2021/2022?

Mantan striker Manchester City tersebut telah lama menjadi salah satu karakter sepakbola yang paling ikonik, mulai dari bakat lincahnya di lapangan hingga kejenakaan perilakunya, baik di dalam ataupun di luar lapangan. Tak lupa, sikap kontroversialnya.

Terlepas dari keanehannya, Baloteli sempat dipilih sebagai pesepakbola yang akan menjadi bintang masa depan di usia mudanya. Saat itu, dia telah bermain di puncak karier sepakbola papan atas dunia. Dia bermain di laga penentuan gelar juara Liga Premier dengan The Citizens hingga menjadi pemain kunci di laga final Euro bersama Gli Azzurri.

Tapi, berkat sikap yang kontroversial, Balotelli sempat kesulitan mendapatkan klub baru. Dia membela Brescia yang terdegradasi ke Serie B. Kemudian, bermain di Serie B dengan Monza. Dan, kini pergi mengasingkan diri di Turki.

Untuk sekedar mengingatkan, berikut ini 6 momen kontroversial Balotelli di lapangan, yang dihadapkan tidak terjadi di Adana Demirspor:

1. Backheel ngawur

Balotelli dan Roberto Mancini memiliki hubungan cinta sekaligus benci. Keduanya pernah berselisih saat latihan, hingga berujung pada perkelahian fisik. Dan, ketegangan meningkat ke level yang sama selama pertandingan persahabatan pramusim pada 2011 saat melawan LA Galaxy di Amerika Serikat.

Setelah menerima umpan terobosan David Silva, Balotelli berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Galaxy. Anehnya, dia justru berbalik dan berusaha memasukkan bola ke gawang dengan tumit. Bukannya gol, bola backheel Balotelli justru meleset dan terlihat sangat memalukan.

Seketika, stadion meledak. Fans yang hadir mengejek Baloteli. Edin Dzeko, yang ada di sebelahnya, tampak tercengang dan tidak percaya dengan momen yang baru saja dilihat. Lalu, Mancini segera menarik Balotelli dan keduanya terlibat adu argumen di pinggir lapangan.

2. Selebrasi gol yang jadi meme

Ini terjadi di semifinal Euro 2012 melawan Jerman. Dia mencetak gol untuk membantu Gli Azzurri lolos ke final menantang Spanyol. Yang menarik adalah selebrasi golnya. Dia membuka jersey dan berpose seperti atlet binaraga yang mengepalkan kedua tangan ke bawah dan menunjukkan perutnya yang atletis.

Dalam waktu singkat, editan foto Balotelli bertebaran di media sosial. Ada yang memakai jackhammers, lightsaber, dan gambar aneh lainnya. Bahkan, ada meme tentang Zinedine Zidane yang menanduk Balotelli, bukan Marco Materazzi.

3. Perpecahan di Milan

Balotelli telah bermain untuk kedua klub Milan sepanjang kariernya, Inter Milan dan AC Milan. Dia dididik di Akademi Inter, tapi mengaku sebagai pendukung Milan. Bahkan, satu momen kontroversial yang membuatnya dimusuhi adalah saat memegang jersey Milan ketika masih menjadi pemain Inter.

4. Menabrakkan mobil mewah miliknya

Dia menabrakkan Bentley mewah miliknya saat sedang mengemudi di jalanan Manchester pada 2012. Bentley seharga 140.000 pounds (Rp2,8 miliar) itu rusak parah. Beruntung, tidak ada yang cedera.

Tapi, masalahnya tidak berhenti sampai di situ. Ketika Polisi datang dan memeriksa mobilnya, mereka menemukan uang tunai 5.000 pounds (Rp100 juta). Itu jumlah yang tidak wajar ada di dalam dompet atau tas seseorang di Inggris. Ketika ditanya tentang uang tersebut, Balotelli berkata santai. “Karena saya kaya,” ucapnya.

Itu hanyalah salah satu dari beberapa insiden yang terjadi di luar lapangan di Manchester. Dia pernah mengunjungi penjara wanita hanya karena ingin tau seperti apa rasanya tinggal di penjara wanita. Bahkan, Balotelli pernah menghadapi anak nakal sekolah ketika dia menemukan seorang anak diganggu di luar tempat latihan Man City.

5. Pindah ke Monza

Momen lain yang cukup aneh dalam karier Balotelli adalah kepindahan ke Monza di Serie B karena klub itu dimiliki Silvio Berlusconi. Di sana, dia bermain dengan mantan pemain Milan lainnya, Kevin-Prince Boateng.

Dia mencetak gol pertama pada debut hari pertama di klub. Tapi, cedera membuatnya absen, dan Berlusconi secara terbuka memanggilnya karena penampilan yang buruk. Tapi, pada akhirnya Monza gagal dalam usaha promosi ke Serie A, dan Balotelli akhirnya pergi.

6. Selebrasi ikonik “Why always me?”

Ini adalah salah satu selebrasi paling ikonik di sepakbola Inggris. Bahkan, seluruh penggemar sepakbola yang mengaku fans Liga Premier sejati pasti mengingat selebrasi sensasional tersebut.

Itu terjadi setelah Balotelli sukses mencetal gol untuk memberi Man City keunggulan di Old Trafford dalam Derby Manchester melawan Manchester United. Saat itu, dia menarik bajunya keatas untuk menunjukkan satu kalimat yang akan menjadi viral: “Mengapa selalu saya?” Saat itu, Man City menghancurkan MU 6-1.

Itu sebagai jawaban terhadap kecaman yang diterima. Pasalnya, pada hari sebelumnya, Balotelli membuat ulah dengan menyalakan kembang api di rumahnya. Aksi tersebut bahkan hampir menimbulkan kebakaran.

(muhammad alkautsar/anda)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *