Jelang Final, Gareth Southgate Mengaku Khawatir dan Sebut Italia diuntungkan

  • Bagikan
England


“Apakah ini cuma akal-akalan Gareth Southgate? Hmmmm”

TOPNEWS.MY.ID – Mau dianggap sehebat apapun sebuah tim, pasti selalu ada sikap awas dari seorang pelatih, sikap awas itu bisa berupa kekhwatiran, dan pada titik itulah
pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate mengakui bahwa timnya berada dalam posisi yang kurang menguntungkan saat akan melawan Italia di partai final Euro 2020.

Southgate menganggap Italia jauh lebih siap dan secara kondisi fisik anak asuh Roberto Mancini itu lebih segar daripada Inggris. Mari kita lacak argumen yang dilontarkan oleh pelatih berusia 50 tahun itu 

Faktanya, Italia memainkan laga semifinal melawan Spanyol —- yang berakhir dengan kemenangan Azzuri 5-3 lewat adu penalti —- sehari sebelum Inggris mengalahkan Denmark 2-1. 

Meskipun pertandingan Italia harus melalui babak yang amat panjang yakni adu penalti, dan Inggris yang tak sampai pada babak yang sama, namun Southgate tetap kukuh pada pendapatnya bahwa timnya memiliki persiapan yang kurang, sehari baginya adalah sebuah ‘kerugian’

“Ini jelas sedikit merugikan, tetapi kami harus menemukan cara terbaik untuk menghadapinya,” kata Southgate.

Kerugian seperti apa yang Southgate cemaskan?

” Saya pikir hal terbesar adalah kelelahan psikologis. Para pemain fit dan kami sangat profesional. Kami tidak membebani para pemain, kami sudah sadar akan hal itu bertahun-tahun yang lalu.”ucapnya.

Dengan begitu Southgate mengambil treatment khusus untuk skuadnya di timnas Inggris,

“Ketika mereka bersama kami, kami tidak dapat meningkatkannya secara fisik sehingga kami tidak berlatih berlebihan dan kami menjaga kesegaran itu.”

‘Kami memiliki cedera yang minimal di kamp pelatihan – cedera otot pun sangat jarang.’

Terlepas dari kerugian Inggris yang disebut oleh Southgate di atas, tampaknya tidak mungkin Southgate akan membuat terlalu banyak perubahan, sementara laga super penting itu sudah akan digelar, tepatnya kurang dari dua hari lagi (11/8) mendatang.

Dalam hal ini, Bukayo Saka mungkin yang paling terancam, dengan Jack Grealish dan Jadon Sancho diyakini sebagai pengganti ideal untuk bintang muda Arsenal itu.

Mason Mount adalah pemain lain yang kemungkinan akan absen juga, dan Phil Foden bisa jadi pilihan yang baik lagi sepadan untuk bintang muda Chelsea itu.

(gigih imanadi darma/gie)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *