Seorang Ibu Di Selandia Baru Namai 3 Anaknya Metallica, Slayer, Pantera!

  • Bagikan
Seorang Ibu Di Selandia Baru Menamai 3 Anaknya Metallica, Slayer, Pantera!


Posted on: 07/8/21 at 10:00 am

Metallica (Foto: Philip Cosores), Slayer (Foto: Antonio Marino Jr.), Pantera (Foto: Amy Harris).

Sudah enggak terhitung orang tua di dunia yang menamai anaknya dengan nama yang terinspirasi dari musisi idola terkenal. Tokoh besar dalam dunia musik yang sangat dikagumi. Dan arti namanya pun sesuai dengan doa orang tua kepada anaknya. Tetapi memberi nama anak dengan nama band? Baru kali ini sepertinya kita dengar!

Baca juga: Motorhead Hampir Gelar ‘Farewell Show’ Jauh Sebelum Jadi Legenda

Seorang ibu di Selandia Baru dilaporkan telah menamai ketiga anaknya Metallica, Slayer, dan Pantera. WTF?! Ya enggak apa-apa sih, tetapi ya unik banget! Yang jelas, ibu yang satu ini metalhead sampai ke akar-akarnya!

Berita mengejutkan yang luar biasa itu dibagikan melalui artikel buletin dari pembuat film dokumenter Selandia Baru dan aktor David Farrier (pemain Dark Tourist di Netflix). David juga merangkum kisah ibu tersebut di akun Twitter-nya, seperti yang pertama kali dilaporkan secara luas oleh Metal Hammer. Doi mengungkapkan bahwa seorang wanita, yang enggak doi sebutkan dalam artikelnya, memang benar menamai anak-anaknya dengan nama tiga raksasa heavy metal tersebut. Thrash metal lebih spesifiknya.

“Bangga melaporkan bahwa seorang ibu di Selandia Baru telah menamai anak-anaknya Metallica, Pantera dan Slayer,” tulis Farrier. “Dia mengatakan kepada saya, ‘Tidak mudah membesarkan tiga band tercadas ini’”.

Pembuat film yang mengaku telah melihat akta kelahiran tersebut mengaku awalnya curiga, terutama setelah mengetahui bahwa anak bernama Metallica itu memiliki nama tengah “And Justice For All”, untuk menghormati album keempat band legendaris tersebut. Hahaha.

Keabsahan Nama Bayi Metallica, Slayer, Pantera

“Saya menghubungi Registrar-General sendiri, menanyakan apakah ada batasan penamaan bayi dengan nama band, atau album,” tulis Farrier. Sebagai tanggapan, perwakilan Registrar-General Selandia Baru, Jeff Montgomery menjawab, “Tidak ada batasan dalam menamai bayi dengan nama band atau album, selama kata yang digunakan umumnya tidak dianggap menyinggung atau tidak menyerupai pangkat atau gelar resmi”.

Meskipun doi enggak menyebutkan nama ibunya, doi membagikan foto wanita itu, menulis, “Saya pikir penting untuk dicatat (seperti yang kamu lihat di foto di artikel saya) ibu ini juga penggemar berat busur panah, yang juga benar-benar metal, dan dia pantas mendapatkan rasa hormat kami sepenuhnya untuk ini (dan untuk membesarkan tiga anaknya)”.

Jadi, begitulah. Lain kali kalau lo punya anak dan memikirkan nama bayi, jangan masukkan Slipknot, Megadeth atau Tool. Kalau Slipknot, panggilannya, Not, apakabar, Not? Kalau Megadeth, masih mending, Deth, mirip panggilan Deddy. Lah kalau Tool, nanti salah spelling jadi “To’ol”, hahahaha. Lagipula, kalau Tool nanti takutnya kepribadiannya rumit, kayak musiknya Tool, progressive rock/metal, hehehe.

Baca juga: Tool “Fear Inoculum”: Mahakarya Hasil Bertapa Selama Tiga Belas Tahun

Silakan lo lihat rangkaian cuitan David Farrier di bawah ini.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *