LIVE – Revisi Undang-undang ITE dan Nasib Pengkritik di Medsos – ROSI



Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV.

Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.TOPNEWS.MY.ID

Media sosial Kompas TV:
Facebook:
Instagram:
Twitter:
LINE:

#rosi #mediasosial #livestreaming

https://www.youtube.com/watch?v=KkIpuCaeu_Q

Respon (27)

  1. Mba rosi saya matanya bagaimana untuk orang yg awam yg hanya bisa pegang hp lalu dia menghina menyebar hoax. Sementara berita uu ini hanya 30 menit dalam sebula atau setahun sementara avara tv di intonesia lebih banyak iklan. sinetron dan acara kurang bermanfaat. Dinegara kita kan banyak orang tdk berpendidikan. Coba kita lihat di warteg di ruang tunggu rumah sakit dimana mana tv yg lihat hanya sinetron dan iklan dalam 24 jam.

  2. D : jangan pilih si a,krena pernah maling(mntan maling)..

    "PERNAH" adalah kata kunci,yg berarti sdh berlalu,,
    Ada seorang maling yg sdh mnjalani hukuman,,tapi terus mnerus dipanggil "mantan maling" sma temanya,,lalu disudutkan dgn stttus mntan malingnya,,,kira2 prbuatan mnyenangkan / tidak,,menyakitkan/tidak bro semi..?

  3. Pejabat publik, atau pelaku kjahatan spt korupsi disampaikan kepublik walaupun fakta itu adalh delik nista. Pdahal pencelaaan itu sanksi moral. Dan lgian media mainstren memberitakn pelaku berulang2 supaya pelku kpok dan myesal apakah bisa dibilang menista. Bisa Subjektif delik ktanya

  4. Wow soal menista dan fitnah ndk salah ya hati2 dgn pasal menista sangat berbahaya,jdi gimana jika ada (a) korupsi terjadi dan bocor ketahuan olh si koruptor dan melaporkan si (b)yg tau korupsinya dan kenyataan apakah si (b) di Hukum…yg bener aja buat aturan Hukum jgn asal.

  5. Demokrasi yg terbungkam..kdg bgi kelompok tertentu sbuah kritikn di aggap pncemaran nama baik…dn gk satu dua hrus berhadapn dgn hukum dn berakhir dlm jeruji besi

  6. Mengkritik kerja pemerintah itu wajar tp menghina secara individual itu pantas di penjara atau mulutnya di bogem..karna org2 yg asal ngebacot tanpaecari tau penyebabnya ,itu adalah tukang provokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *