Bersiap, Pertamina, BRI & BNI, Pemilik Baru Saham Garuda (2) – BTALK



KOMPASTV – Kewajiban Garuda minimal harus turun menjadi sepertiganya jika perusahaan ini ingin selamat. Restrukturisasi mendalam sebagai upaya menyelamatkan Garuda Indonesia dilakukan dengan banyak cara, sebab maskapai ini sudah salah urus sejak dulu.

Tidak hanya mengembalikan pesawat pada lessor lebih cepat dari kontrak tetapi juga melobi kreditur yang memiliki piutang pada Garuda. Garuda memiliki utang pada BNI senilai Rp 2,63 triliun, BRI Rp 3,3 triliun, Pertamina Rp 7,56 triliun (Sept 2020).

Sebelumnya ada 4 opsi skema penyelamatan perusahaan ini di antaranya mendukung garuda secara all out dengan utang jumbo, kemudian pakai hukum kebangkrutan restrukturisasi garuda sekaligus mendirikan maskapai baru dengan kebutuhan dana USD 1,2 miliar atau Rp 17 triliun dan opsi empat adalah likuidasi.

Perlu diketahui dalam satu bulan rugi garuda indonesia bertambah 1 koma 4 triliun dan utang jangka pendeknya sampai 70 triliun

Jika langkah yang dilakukan Kementerian BUMN adalah dengan mengubah utang menjadi ekuitas, artinya kreditur akan menjadi pemilik saham garuda Indonesia dan kepemilikan investor lama termasuk trans airways, akan terdilusi.

https://www.youtube.com/watch?v=gKstkeuUAMI

Respon (22)

  1. bubarin aja udah!! unfaedah,, buntung terus,, cuma 2 negara di dunia badan usaha milik negara di bawah kementrian,, is china& +62 tp sangat jauh berbeda strukuralnya,, yg sono direct tp yg sini banyak gerbangnya!
    BUMN tuh dari dlu selain sebagai regulator dia juga sebagai operator,, beda ama china,, umkm masih bisa supply ke bumn,,
    skrng kalo mau benahin Bumn mending tidak sama sekali daripada terlambat,, pegawai bisa di alihkan ke kementrian yg lain!

  2. Kalau bisnis modelnya sewa pesawatnya per jam, ya pasti harganya sewanya dinaikkan oleh lessor, emang tidak dihitung (?), akhirnya costnya naik, tiketnya naik …. akhirnya konsumennya turun juga. Semua opsinya bukan barang baru.

  3. BUMN , gimana ga rugi, pegawai yg kerja disitu banyak sekali yg ga produktif, jadi perusahaan ya ga efesien, perusahaan utk sosial, semau2 mereka, lain kalau swasta, sangat ketat, efesien bangat

  4. Garuda Indonesia sebagai Penerbangan Kebanggaan Indonesia sejak zaman Soekarno harus diselamatkan, Ekosistem supply dan demand pax kalau di Aussie sangat dihitung dan dijaga oleh regulator supaya Airlines Domestic juga terlindungi. Jayalah selalu Garudaku.

  5. Jadi selama ini Eric Tohir hanya namanya saja yg dibesar besarkan. Nyatanya kerjaan nol besar. Nyatanya selana jadi menteri semua BUMN makin hancur berantakan. Jangan jangan kesuksesan usahanya selama ini bukan karena kehebatan dia tapi faktor keberuntungan semata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *