Covid Mengganas, Pemuda dan Mahasiswa Sultra Minta Munas Kadin Ditunda

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Dalam waktu dekat ini, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) akan menggelar musyawarah nasional (Munas). Acara yang akan dihadiri para ketua umum Kadin seluruh Indonesia itu akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) karena batal digelar di Bali.

Namun, hal itu ternyata menuai penolakan, terutama dari kalangan Ikatan Mahasiswa Sultra se-Jakarta Raya. Sebagaimana diungkapkan oleh salah satu pengurusnya Muhamad Afdal Komarudin. Pihaknya menolak digelarnya Munas KADIN di Kendari yang rencananya akan digelar tanggal 30 Juni. Pasalnya COVID-19 sedang mengganas di Kendari.

Kelompok masyarakat dan mahasiswa Sultra itu menilai Munas itu dikhawatirkan akan menstimulasi berkumpulnya massa dari berbagai daerah. Padahal saat ini. COVID-19 sedang mengganas di Kendari. Karena menurutnya, dalam satu minggu terakhir, sudah ada peningkatan 4 hingga 5 kali lipat kasus COVID-19 dibanding bulan lalu.

“Saya meragukan kesiapan Pemprov Sultra dan Kota Kendari untuk mengantisipasi seandainya terjadi Cluster Covid Munas Kadin. Sekarang saja informasi teman teman, rumah sakit sudah mulai full. Padahal ini belum puncak,” ucapnya.

Baca Juga: Tak Terima Candaan Yasonna Soal AHY, Santoso Demokrat Ngomong Begini

Afdal berharap Munas Kadin bisa ditunda 3 sampai dengan 4 bulan lagi. Karena pemaksaan Munas dikhawatirkan hanya akan nemicu mengganasnya wabah Covid 19. “Tunda saja lebih baik. Kita sangat khawatir Munas Kadin ini memicu wabah Covid yang lebih ganas, “kata mahasiswa UIN Ciputat itu.

Hal serupa dikatakan Farid, tokoh pemuda Sultra. Dirinya mempertanyakan kesiapan digelarnya Munas Kadin di Kendari.

“Kita semua pasti ingin Kendari jadi Mercusuar karena akan banyak tokoh nasional datang, kota kami akan jadi pusat perhatian nasional. Tapi karena pandemi melonjak tinggi, momentumnya tidak tepat. Lebih baik Munas Kadin ditunda,” tegas peneliti muda ini.

Dirinya berharap agar para tokoh bangsa juga mengingatkan panpel Kadin. Tak perlu memaksakan deadline Munas, karena masih banyak waktu yang bisa dijadwalkan.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *