Ronaldo Tak Suka Minuman Bersoda, Pernah Dimarahin Ryan Giggs

  • Bagikan
Hungary


“Tidak heran Ronaldo takut bahkan untuk melihat sebotol minuman bersoda lagi.”

TOPNEWS.MY.ID – Euro 2020 belum dimulai untuk Portugal, tetapi Cristiano Ronaldo sudah menjadi berita utama, bahkan sebelum ia mengenakan jersey resmi di atas lapangan. Apa konteks dari kalimat barusan?

Begini, pada malam pertandingan pembuka group F TOPNEWS.MY.ID Portugal melawan Hungaria yang akan dimainkan pada Selasa malam waktu setempat (15/6), Ronaldo duduk untuk sebuah konferensi pers biasa.

Meskipun ia tidak mengatakan sesuatu yang terlalu kontroversial, tetapi ia membuat semua orang terkejut. Ronaldo melihat dua botol Coca-Cola diletakkan di depannya sebagai bagian dari kesepakatan sponsor dengan Euro 2020 .

Namun Ronaldo tidak tertarik dengan penempatan produk itu dan dengan enteng menggeser botol ke samping sebelum mengatakan ‘agua’, yang dalam bahasa Portugis berarti ‘air’.

Ronaldo dengan jelas menyarankan bahwa kita semua harus minum air alami, daripada zat manis seperti minuman bersoda. Aksi Ronaldo itu dilaporkan membuat perusahaan Coca-Cola merugi sekian milliar. 

Ronaldo mungkin adalah pemain paling profesional dan berdedikasi yang pernah ada di olahraga ini dan kami tidak terkejut sedikit pun dengan keputusannya untuk tetap berpegang pada air daripada minuman bersoda, apalagi alkohol.

Namun, sempatkah Anda berpikir. Kira-kira darimana sebenarnya sikap Ronaldo terhadap minum-minuman seperti itu bermula?

Ini Semua Karena Ryan Giggs

Dalam sebuah kisah yang diceritakan kembali oleh Jan Aage Fjortoft—mantan pesepakbola yang kini menjadi presenter tv—-menjelaskan bagaimana Ryan Giggs pernah mengonfrontasi Ronaldo dengan sebotol Coca-Cola.

“Pernah sekali Ronaldo datang  untuk sarapan dengan minuman bersoda di tangannya,” kata Fjortoft . “Giggs mendorongnya ke dinding dan berkata: ‘Jangan pernah lakukan itu lagi!'”

Cerita itu juga sempat diedarkan oleh pelatih Manchester United saat ini, Ole Gunnar Solskjaer.
Tidak heran Ronaldo takut bahkan untuk melihat sebotol minuman bersoda lagi.

Satu botol minuman semacam itu dilaporkan memiliki 10 sendok teh gula tambahan yang jelas tidak akan membuat Anda sehat. Patokannya ialah World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari enam sendok teh gula tambahan setiap hari.

Selain itu, menurut apoteker Inggris Niraj Naik, kadar gula darah meningkat secara dramatis dalam 20 menit setelah minum minuman bersoda, menyebabkan ledakan insulin. Hati kemudian mengubah jumlah gula yang tinggi yang beredar di tubuh menjadi lemak.

Sementara satu jam setelah minum sebotol, bisa menyebabkan perasaan marah dan mengantuk.

Tapi ternyata Giggs bukan malaikat karena dia dulu bekerja dengan saingan Coca-cola yakni Pepsi dan tampil dalam iklan untuk perusahaan yang juga berasal dari Amerika Serikat tersebut. Memang dasar pesepakbola tidak tahu malu.

Kembali ke tulisan awal. Jadi kira-kira kita sudah bisa menebak atau menaruh asumsi, tentang sikap Ronaldo yang tak suka pada minuman bersoda itu bukan.

Ronaldo memang keren.

(gigih imanadi darma/gie)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *