AHHA PS Pati FC Undang Kontroversi, Wakil Bupati Pati Buka Suara | Bolaindo

  • Bagikan



Tim sepak bola milik YouTuber Atta Halilintar, AHHA PS Pati FC, masih menjadi kontroversi hingga saat ini.

AHHA PS Pati FC mulai ramai dibicarakan setelah pertama kali diperkenalkan oleh Atta Halilintar pada 5 Juni 2021.

Dalam perkembangannya, Atta Halilintar sudah menyatakan bahwa AHHA PS Pati FC akan berkompetisi di Liga 2 pada musim 2021-2022.

Pernyataan Atta Halilintar tersebut menjadi pertanyaan mengingat AHHA PS Pati FC belum terdaftar di PSSI.

Kini, pertanyaan tersebut mulai terjawab setelah Wakil Bupati Kabupaten Pati, Saiful Arifin, memberikan penjelasan.

Saiful Arifin menyatakan bahwa AHHA PS Pati FC terbentuk setelah Atta Halilintar bersama Putra Siregar mengakuisisi tim Liga 2, PSG Pati.

Setelah resmi bekerja sama, Saiful Arifin selaku Presiden PSG Pati langsung mengajukan perubahan nama klub menjadi AHHA PS Pati FC ke PSSI.

Alhasil, AHHA PS Pati FC nantinya akan menggunakan slot PSG Pati untuk mengarungi Liga 2 musim depan.

“Iya, memang nama itu sudah kami ajukan (ke PSSI). Tapi untuk keputusannya bagaimana, semua ada di tangan PSSI karena memang itu hak prerogatif federasi,” kata Saiful Arifin dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (12/6/2021).

“Tentunya nanti mereka yang akan memberi arahan pada kami,” ujar Saiful Arifin menambahkan.

Pada struktur tim terkini setelah bekerja sama dengan Atta Halilintar dan Putra Siregar, Saiful Arifin kini tercatat sebagai Komisaris AHHA PS Pati FC.

Di sisi lain, Atta Halilintar dan Putra Siregar kini berstatus chairman atau pemilik AHHA PS Pati FC.

Lebih lanjut, Saiful Arifin meminta warga Kabupaten Pati dan suporter PSG Pati untuk tetap mendukung AHHA PS Pati FC.

Pria yang akrab disapa Safin itu juga berharap publik tidak mempermasalahkan perubahan nama PSG Pati menjadi AHHA PS Pati FC.

Sebab, Saiful Arifin menilai AHHA PS Pati FC tetap menjadi representasi Kabupaten Pati seperti halnya PSG Pati.

“Kalau saya ini egois, tidak mikirin Pati, bisa saja saya pilih nama jadi AHHA PS Safin. Namun, saya korbankan nama Safin agar Pati lebih dikenal,” kata Saiful Arifin.

“Atta Halilintar dan Putra Siregar itu digital marketer sekaligus pebisnis andal. Sementara saya, Safin, punya training ground dan akademi yang fasilitasnya banyak diakui sangat bagus di Pati,” ucap Saifil Arifin.

“Jika kami bertiga berkolaborasi, tentu tidak ada salahnya,” ujar Safin menambahkan.

Terkait pengajuan perubahan nama PSG Pati menjadi AHHA PS Pati FC, Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI sebelumnya sudah memberi penjelasan.

Yunus Nusi menyatakan bahwa sampai saat ini PSSI masih mengakui nama PSG Pati sesuai dengan hasil Kongres PSSI di Jakarta pada Mei 2021.

Dalam kongres tersebut, PSG Pati yang tadinya merupakan singkatan dari Putra Sinar Giri berubah menjadi Patin Safin Grup Pati.

Kini, setelah PSG Pati mengajukan perubahan nama menjadi AHHA PS Pati FC, Yunus Nusi menyebut PSSI belum mengesahkan.

Meski demikian, Yunus Nusi memastikan PSSI akan mengakomodir permintaan pihak PSG Pati.

“Beberapa alasan logis telah dijelaskan melalui surat tersebut dan kami sangat memahami serta memaklumi terkait perubahan nama dari PSG Pati menjadi AHHA PSG Pati,” kata Yunus Nusi dikutip dari situs resmi PSSI, Jumat (11/6/2021).

“Kami akan segera menyampaikan ini ke Ketum PSSI dan seluruh anggota Komite Eksekutif untuk diambil pertimbangan dan kebijakan,” ujar Yunus Nusi.

“PSSI tentu akan memperhatikan alasan utama PSG Pati untuk melakukan perubahan nama karena pertimbangan aspek keuangan demi kelangsungan klub dalam mengarungi musim kompetisi tahun ini,” ucap Yunus Nusi menambahkan.

Meski belum disahkan oleh PSSI, AHHA PS Pati FC melalui Atta Halilintar langsung memasang target promosi ke Liga 1.

Target tersebut sejalan dengan pergerakan AHHA PS Pati FC di bursa transfer pemain.

Terkini, AHHA PS Pati FC resmi mendatangkan dua pemain muda berlabel timnas Indonesia, yakni Nurhidayat Haris dan Yudha Febrian.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *