Tangani Tim PON Aceh, Fakhri Husaini Kesulitan Cari Lawan Uji Coba Berkualitas | Bolaindo

  • Bagikan



Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 asal Aceh, Fakhri Husaini sejak Februari lalu resmi menangani tim sepak bola PON Aceh. Selama ini, mantan kapten Timnas ini hanya menggembleng anak asuhnya di Banda Aceh.

Selama tiga bulan diasah, Fakhri menilai banyak peningkatan yang dialami tim PON Aceh. Baik fisik, teknik, maupun taktik.

“Jika melihat dari Pelatda yang dimulai Februari lalu, banyak peningkatan yang ditunjukkan anak-anak. Mulai dari fisik, teknik, taktik, maupun mental. Kami akan terus memperbaiki empat aspek ini,” kata Fakhri Husaini.

Selama Pelatda tim PON Aceh berlatih di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Meski banyak kemajuan, Fakhri mengakui masih ada kendala. Terutama masalah lawan tanding.

“Di sini (Banda Aceh) kami sulit dapat lawan uji coba yang berkualitas. Kami butuh lawan dengan kemampuan di atas tim PON ini. Pemain perlu tekanan untuk mengukur kualitas mereka,” ujarnya.

Beberapa uji tanding memang sudah dilakoni tim PON Aceh, namun Fakhri Husaini belum puas dengan hasil itu.

“Saya belum bisa melihat sampai sejauh mana tingkat kesolidan lini belakang kami. Dalam beberapa uji coba yang sudah kami lakukan, tim ini belum mendapat tekanan. Tentu kami berharap nanti bisa mendapat lawan yang bisa memberi tekanan,” ujar pelatih 55 tahun tersebut.

Di tim PON Aceh, Fakhri Husaini dibantu tiga asisten pelatih, Muklis Rasyid, Azhar, dan pelatih kiper Amiruddin. PON Papua 2020 akan berlangsung Oktober 2021 mendatang.

Pesta olahraga multicabor ini adalah kesempatan bagi Aceh untuk kembali mengejar prestasi setelah beberapa PON terakhir, Bumi Serambi Mekah gagal mengirim wakilnya di cabor sepak bola.

“Saya berharap bisa uji coba dengan Persiraja sebelum mereka bermain di Liga 1. Saya juga agendakan uji coba dengan PSMS Medan dan tim PON Sumut. Di kawasan kita kan cuma itu tim yang sedang serius mempersiapkan diri,” jelas pelatih asal Lhokseumawe ini.

Namun, masalahnya sekarang, pandemi COVID-19 juga menjadi penghalang untuk memuluskan rencana ini. Karena tidak semua daerah mau menerima tim PON Aceh. Tapi Fakhri Husaini tetap optimis ada solusi untuk menggelar uji coba itu.

“Skenarionya mereka datang ke Aceh atau kita ke Medan. Bagi saya tak masalah, itu sama saja. Cuma di aspek biaya yang berbeda,” lanjutnya.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *