Stefano Teco Tinggalkan Bali United untuk ke Brasil, Urus Lisensi? | Bolaindo

  • Bagikan



Ada hal berbeda saat Bali United menjalani rangkaian uji coba Tour de Java di Yogyakarta dan Surakarta. Bali United dipastikan tanpa kehadiran sang pelatih, Stefano Cugurra Teco.

Dari rilis resmi yang dikeluarkan Bali United Minggu (13/6/2021), jelang pertandingan uji coba kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Teco justru memilih pergi Brasil. Padahal dia ikut dalam rombongan menuju Yogyakarta pada Jumat (11/6/2021).

Dia izin karena menurut kabar Manajemen Bali United jika Teco ada urusan pribadi di negaranya. Hal ini dijelaskan CEO Bali United Yabes Tanuri.

“Coach Teco untuk saat ini tidak bisa mendampingi tim karena harus menyelesaikan urusan pribadi di Brasil,” ujarnya.

“Kursi kepelatihan akan dipimpin oleh sang asisten, Antonio Claudio dan dibantu jajaran tim pelatih lainnya,” ungkap Yabes.

Asisten pelatih yang akrab disapa Toyo tersebut tidak sendirian memimpin Wawan Hendrawan dkk. Dia akan dibantu oleh asisten lainnya Yogi Nugraha dan pelatih kiper asal Brasil, Marcelo Da Silva Pires.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut melalui Media Officer Bali United, Alexander Maha Putra Oemanas, dia tidak menjelaskan alasan terperinci.

“Teco ada urusan pribadi ke Brasil,” ucapnya singkat.

Jika melihat apa yang dilakukan Teco saat ini, kemungkinan dia sedang mengurus lisensi kepelatihan yang disebut-sebut bermasalah di AFC.

Itu sebabnya dia tidak bisa memimpin tim sebagai pelatih kepala Bali United di Piala AFC 2020. Posisinya digantikan Eko Purdjianto yang saat ini menjadi pelatih Persis Solo. Di Piala AFC tahun ini, Manajemen Serdadu Tridatu juga sedang mempersiapkan pengganti Teco sebagai pelatih kepala.

“Ini hanya masalah regulasi dari kedua federasi (AFC dan CBF). Mereka meminta (lisensi) dari AFC, tetap saya bukan dari AFC. Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” terang Teco saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Tapi, mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya tersebut mengaku tidak masalah jika dia bukan sebagai pelatih kepala Bali United.

“Saya tetap bisa memimpin pertandingan, latihan, dan berada di pinggir lapangan. Yang berbeda hanya perubahan dalam daftar dan tandatangan dalam daftar susunan pemain. Di samping itu saya juga tidak bisa ikut dalam konferensi pers,” tutupnya. (Maheswara Putra)

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *