Sebut Format Baru Mirip Tarkam, Semen Padang Minta Liga 2 Tetap Dua Wilayah | Bolaindo

  • Bagikan



Salah satu kontestan Liga 2 2021 meminta kepada PSSI dan PT LIB untuk tidak mengubah format kompetisi layaknya turnamen antar-kampung (tarkam).

Kompetisi Liga 2 2021 akan kembali bergulir setelah terhenti selama lebih dari setahun karena pandemi Covid-19.

Rencananya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan menerapkan sistem bubble seperti Piala Menpora 2021.

Nantinya 24 kontestan Liga 2 akan terbagi ke dalam empat grup dengan sistem double round dobin.

Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia ini akan berlangsung pada Juli hingga Desember 2021.

Sebelum diketok palu, Semen Padang FC selaku kontestan sudah mengajukan protes terhadap format kompetisi yang akan diusung di Liga 2.

Manajer Semen Padang, Effendi Syahputra, menilai format yang diusung PT LIB tak ubahnya seperti turnamen antar-kampung (Tarkam).

Pihaknya meminta kepada PSSI dan PT LIB untuk tetap menerapkan format dua wilayah di kompetisi Liga 2 2021.

“Kami vokal menyuarakan hal ini agar kompetisi kembali pada marwahnya yaitu dengan format dua wilayah,” ucap Effendi dikutip Bolanas dari TOPNEWS.MY.ID News.

Menurutnya, format empat grup tak bisa membuat klub menjalani musim yang panjang.

“Ini kan seperti tarkam. Harusnya format kompetisi seperti biasa dan tim menjalani musim yang panjang,” imbuhnya.

Hal ini bisa merugikan klub yang terlanjur mengontrak pemain satu tahun sedangkan kompetisi kemungkinan hanya butuh enam bulan.

“Ini kan tidak patut. Kami berharap PSSI berpikir logis karena sponsor juga ingin tim bermain di kompetisi penuh,” tutur Effendi.

Kompetisi yang panjang bisa memberi kesempatan klub untuk memainkan pemain-pemain muda.

“Dengan kompetisi yang panjang bisa memberi kesempatan bagi pemain muda untuk memperlihatkan kualitasnya,”

“Kalau sistem enam grup tidak ada kesempatan bagi mereka karena tim ingin menang di setiap laga,” pungkas Effendi.

Liga 2 musim ini diprediksi bakal lebih menarik ketimbang kompetisi Liga 1 2021.

Pasalnya, beberapa pengusaha muda mulai berani mengambil alih kendali klub seperti Persis Solo yang diakuisisi Kaesang Pangarep, Rans Cilegon FC dengan pemilik baru Raffi Ahmad, dan Youtuber Atta Halilintar yang mengambil alih AHHA PS Pati FC.

Belum lagi ada tim-tim yang digadang-gadang bakal kuat di Liga 2 seperti Dewa United, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Sulut United, hingga Semen Padang.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *