Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021 Sentuh 33 Emisi dari 27 Emiten

  • Bagikan
Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021 Sentuh 33 Emisi dari 27 Emiten


TOPNEWS.MY.ID Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 diklaim mencapai 33 emisi dari 27 emiten senilai Rp37,43 triliun. Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 476 emisi.

” Nilai nominal outstanding sebesar Rp433,47 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 129 emiten,” ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono melalui keterangan resmi, Sabtu (12/6/2021).

Adapun Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 150 seri dengan nilai nominal Rp4.218,64 triliun dan USD400 juta.

” Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp6,75 triliun, ” ucapnya.

Sekadar informasi, selama sepekan ini, terdapat 3 pencatatan perdana saham dan waran, serta 1 obligasi berkelanjutan. Pencatatan saham dan waran perdana yang pertama pada pekan ini dilakukan oleh PT Panca Anugrah Wisesa Tbk pada Selasa (8/6) dengan kode saham MGLV.

Perusahaan resmi tercatat pada Papan Akselerasi BEI dan merupakan perusahaan ke-18 yang tercatat di BEI pada tahun 2021. MGLV bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Household Goods. Adapun Industri dari MGLV adalah Household Goods dengan sub industri Home Furnishings.

Kemudian pada Rabu (9/6), Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Federal International Finance (FIFA) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1.500.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan PT Fitch Ratings Indonesia untuk obligasi ini adalah idAAA (Triple A) dan AAA (idn) (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pencatatan perdana saham dan waran selanjutnya dilakukan pada Kamis (10/6) oleh PT Ladangbaja Murni Tbk. (LABA) dan PT Triniti Dinamik Tbk. (TRUE). Keduanya tercatat di Papan Pengembangan BEI serta resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-19 dan ke-20 pada tahun 2021.

LABA bergerak pada sektor Industrials dengan sub sektor Industrial Goods. Adapun Industri dari LABA adalah Machinery dengan sub industri Industrial Machinery. []



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *