Kesalahan Terbesar Wasit Versi Tae-yong: Bukan Handball Gol Pertama

  • Bagikan
Manchester City


“Pelatih timnas Indonesia menyebut faktor penyebab kekalahan Indonesia adalah keputusan wasit.”

TOPNEWS.MY.ID – Pelatih Indonesia Shin Tae-yong menyebut kesalahan wasit menjadi penyebab Indonesia kalah 0-4 dari Vietnam pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Selasa dinihari WIB. Wasit yang menyebabkan tempo permainan menjadi berubah.

“Sebelum pertandingan, saya mengatakan kesempatan yang sama untuk diambil kedua tim. Saya masih berpikir demikian sampai babak kedua. Tapi kemudian tempo permainan berubah terlalu cepat. Saya belum pernah melihat (keputusan wasit) yang seperti itu,” kata Shin.

Menurut Shin, wasit adalah faktor yang menyebabkan perubahan tempo terjadi sangat cepat ini.

Pelatih Shin Tae-yong mengklaim kesalahan wasit menjadi penyebab Indonesia kalah 0-4 dari Vietnam pada Senin malam.

“Sebelum pertandingan, saya mengatakan kesempatan untuk diambil kedua tim dan saya masih berpikir itu benar sampai babak kedua. Tapi kemudian tempo permainan berubah terlalu cepat. Saya belum pernah melihat yang seperti itu,” kata Shin.

Menurut Shin, wasit adalah faktor yang menyebabkan perubahan tempo yang cepat ini. Untuk diketahui, laga ini dipimpin wasit Ahmad Al Ali asal Kuwait.

“Kami kebobolan gol pertama setelah kehilangan bola. Tapi yang kedua karena kesalahan wasit. Ada pelanggaran tapi dia tidak memutuskan dengan benar. Dia membuat permainan Indonesia tidak selaras dan mengubah permainan dengan cara yang tidak kami inginkan,” tambahnya.

Momen pelanggaran terjadi sebelum gol ini:

Pada laga itu empat gol Vietnam dicetak pada babak kedua melalui Nguyen Tien Linh, Nguyen Quang Hai, Nguyen Cong Phuong, dan Vu Van Thanh.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong merotasi tiga pemain di susunan 11 pertama.

Tiga nama yang sempat berlaga saat menghadapi Thailand pada Kamis (3/6), yaitu Egy Maulana, I Kadek Agung, dan Witan Sulaeman tidak diturunkan dari menit awal.

Selain itu Shin tetap memainkan pemain yang sama, yaitu kapten tim Evan Dimas, kiper Nadeo Argawinata, gelandang Syahrian Abimanyu, penyerang Kushedya Yudo, dan empat bek Pratama Arhan, Arif Satria, Rizky Ridho serta Asnawi Mangkualam.

Pada babak pertama, Indonesia lebih banyak bertahan.

Meski mendominasi permainan dengan 70 persen, Vietnam tak dapat membuat gol ke gawang Indonesia. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, Vietnam mencuri gol pada menit ke-51 lewat kaki Nguyen Tien Linh. Proses gol ini sempat diprotes pemain Indonesia yang menganggap Tien Linh menyentuh bola dengan tangan sebelum menendang bola.

Menit ke-62, Vietnam memperlebar keunggulan berkat gol kaki kiri Nguyen Quang Hai dari luar kotak penalti. Lima menit kemudian, giliran Nguyen Cong Phuong yang membobol gawang Indonesia.

Egy Maulana yang masuk pada babak kedua sempat mengancam gawang Vietnam, tetapi bola tendangannya menghantam mistar gawang.

Vietnam lalu mengunci gol keempat pada menit ke-74 dengan lesakan kaki kiri Vu Van Thanh.

Skor 4-0 pun tidak berubah hingga pertandingan usai.

Dengan hasil tersebut, Indonesia tetap menjadi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dengan koleksi satu poin dari tujuh laga. Adapun Vietnam kokoh di puncak klasemen dengan 14 poin dari enam pertandingan.

Timnas Indonesia masih menyisakan satu laga di Grup G, yakni melawan Uni Emirat Arab pada Jumat (11/6).

Susunan pemain Vietnam versus Indonesia.

Indonesia: Nadeo Argawinata-pg, Pratama Arhan, Arif Satria, Rizky Ridho Ramadhani, Asnawi Mangkualam, Yakob Sayuri (46′, Egy Maulana), Rachmat Irianto (81′, Kadek Agung), Syahrian Abimanyu (69′, Saddam Gaffar), Osvaldo Haay (46′, Osvaldo Haay), Evan Dimas (kapten), Kushedya Yudo (69′, Muhammad Rafli).

Vietnam: Bui Tan Truong, Do Duy Manh (79′, Nguyen Thanh Chung), Que Ngoc Hai (kapten), Bui Dung, Vu Van Thanh, Nguyen Phong Hong Duy, Nguyen Tuan Anh (36′, Luong Xuan Truong), Phan Van Duc (61′, Nguyen Hoang Duc), Nguyen Van Toan (46′, Nguyen Cong Phuong), Nguyen Quang Hai, Nguyen Tien Linh (79′, Doan Van Hau).

(moneig noor fitria syaharani/mon)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *