Tak Punya Rp 500 Ribu, Begini Pengakuan Pembunuh Perempuan Bugil

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Pembunuh perempuan di kamar hotel bintang 4 di Menteng, Jakpus, ternyata seorang satpam bank. Pemicunya sepele, dia tak punya uang bayar kencan Rp 500 ribu.

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menyebut profesi AA, sebagai sekuriti, membuatnya paham dengan CCTV. AA disebut telah mengetahui penempatan CCTV di hotel itu sehingga dengan mudah menghindari kamera pengintai itu.

“Saudara AA ini profesinya adalah sekuriti, sehingga sewaktu masuk hotel ataupun meninggalkan hotel dia sangat aware dengan CCTV. Jadi dia sudah tau titik-titik CCTV dan menghindarinya seperti apa,” kata Setyo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (30/5).

Dalam pemaparan barang bukti, terdapat satu helm yang merupakan khas milik ojek online. Namun Setyo kembali menegaskan bahwa helm tersebut tidak ada kaitannya dengan profesi AA. “Terakhir, jadi pelaku ini profesinya sekuriti ya bukan ojol ya,” ungkap Setyo seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam perkara ini. Di antaranya, 3 unit handphone, 1 lembar nota gadai handphone senilai Rp 5 juta, dan 1 buah jaket warna hitam.

Selain itu, terdapat 1 buah helm ojek online, 1 buah kaus lengan pendek warna abu-abu, 1 buah celana jeans pendek warna biru dongker, 1 buah celana parasit panjang, 1 buah tas selempang warna cokelat. Kemudian, ditemukan uang tunai senilai Rp 400 ribu.

Sementara itu tersangka AA menuturkan mengenal korban IW melalui aplikasi MiChat, kemudian dibuatlah kesepakatan membuka jasa open booking online (BO) melalui aplikasi tersebut. Tersangka AA pun berjanji membayar jasa BO sebesar Rp 500 ribu sesuai dengan kesepakatan. Namun ternyata AA tak memiliki uang dengan yang disepakati itu.

“Nggak lama korban tanyakan minta tunjukkan uangnya, saya hanya menunjukkan uangnya. Itu ditarik sebesar Rp 50 ribu, Rp 50 ribu, tapi nggak sesuai Rp 500 ribu,” kata Aldi atau AA.

“Nah, mungkin kata dia ada Rp 500 ribu. Nah, setelah itu saya gagahi lagi, abis itu saya main. Dan setelahnya saya kepikiran kalau saya mau ambil barang pasti akan terjadi keributan,” lanjut AA.

Kemudian, AA langsung mencekik leher korban hingga tewas. AA mengaku baru sekali melakukan pembunuhan. Dia menyesal telah membunuh korban. “Lalu setelah itu saya kepikiran langsung membunuhnya supaya tidak ketahuan apa rencana saya,” ujar tersangka Aldi atau AA sambil menundukkan kepalanya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *