Nadal dan Barty Beda Pendapat soal Sikap Bungkam Osaka

  • Bagikan
Nadal dan Barty Beda Pendapat soal Sikap Bungkam Osaka


TOPNEWS.MY.ID, Keputusan mantan petenis ranking satu dunia asal Jepang, Naomi Osaka, yang memilih untuk tak bicara kepada media selama Prancis Terbuka 2021 membuat petenis lainnya tak bisa menghindar untuk berkomentar soal hal ini.

Osaka diketahui menyatakan tak akan menghadapi pers selama turnamen yang juga dikenal dengan nama Roland Garros tersebut karena masalah kesehatan mental. Rafael Nadal, Ashleig Barty, serta Daniil Medvedev yang juga bersiap turun di Roland Garros menyampaikan pandangannya tentang Osaka.

“Saya menghormatinya, tentu saja, sebagai seorang atlet dan seorang pribadi. Saya menghargai keputusannya. Saya tidak tahu. Maksud saya, kami orang-orang olahraga, maksud saya, kami harus siap menerima pertanyaan dan berusaha membuat jawaban, bukan?” kata Nadal sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Saya memahami dia, tetapi di sisi lain, bagi saya, maksud saya, tanpa pers, tanpa orang-orang yang melakukan perjalanan secara normal, yang menulis berita dan pencapaian yang kami dapatkan di seluruh dunia, kami mungkin bukan atlet sebagaimana kami hari ini.”

Petenis ranking satu dunia asal Australia, Ashleigh Barty, bicara senada dengan Nadal. Dengan tetap menghormati posisi Osaka, Barty mengakui menghadapi pers merupakan bagian dari pekerjaannya sebagai atlet.

“Kami tahu apa yang kami ikuti sebagai petenis profesional. Saya tidak bisa berkomentar terhadap bagaimana perasaan Naomi atau keputusan yang diambilnya. Masa-masa di konferensi pers sulit, tentu saja, tetapi itu bukan sesuatu yang mengganggu saya,” kata Barty.

“Saya tidak pernah punya masalah menjawab pertanyaan atau bersikap jujur terhadap Anda (pers). Itu bukan sesuatu yang terlalu mengganggu saya.”

Adapun petenis asal Rusia Daniil Medvedev justru lebih mengkhawatirkan komentar di media sosial ketimbang akitifitasnya di ruang pers. Medvedev mengatakan adalah hal wajar jika petenis datang ke konferensi pers dengan perasaan yang berubah-ubah.

“Bicara tentang jurnalis, saya, saya tidak punya masalah. Saya selalu mencoba ke konferensi pers (dalam kondisi) mood yang buruk atau baik. Dan saya merasa terkadang ketika mood buruk saya bisa berada dalam mood yang lebih baik setelah berbicara dengan Anda,” kata Medvedev.

Adapun Naomi Osaka sepertinya sudah mengantisipasi reaksi dari rekan seprofesinya. Dalam korespondensi dengan Federasi Tenis Prancis, Osaka mengatakan bahwa keputusannya untuk menghindari pers adalah untuk mengubah aturan di mana atlet yang sedang dalam krisis kesehatan mental wajib datang ke konferensi pers selama turnamen.[]



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *