Top 3 Tekno Berita Kemarin: Vaksin Nusantara, Terawan, dan Bitcoin Dikira Ganja

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 29 Mei 2021, didominasi artikel berisi perkembangan terbaru dari uji terapi kekebalan tubuh berbasis vaksin sel dendritik atau yang di Indonesia diberi nama Vaksin Nusantara. TOPNEWS.MY.ID mengutip sejumlah pernyataan gamblang dari ketua tim risetnya yang juga mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari sebuah webinar.

Selain berisi jawaban Terawan atas kritik yang selama ini datang untuk riset yang dikerjakannya itu, artikel lain mengungkap hasil uji antibodi dari hasil terapi Vaksin Nusantara. Uji dilakukan di Surabaya terhadap sembilan relawan yang sudah menjalani terapi oleh Terawan dan timnya. Hasil uji dipaparkan dalam webinar yang sama.

Artikel ketiga berisi berita yang berbeda, yakni peristiwa di Birmingham, Inggris. Kepolisian setempat membongkar secara tidak sengaja aktivitas penambangan bitcoin ilegal di sebuah gudang di lingkungan industri. Polisi mengira gudang menjadi kedok produksi ganja ilegal.

Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 29 Mei 2021, selengkapnya,

1. Ini Jawab Terawan Terhadap Kritik Riset Vaksin Nusantara

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tak memandang perlu perdebatan Vaksin Nusantara sebagai vaksin atau terapi dan juga penamaannya. Menurutnya, yang terpenting dilakukan adalah segera mempublikasi teknologi terapi kekebalan tubuh berbasis vaksin sel dendritik yang teknologinya sudah dikuasai tersebut untuk dijadikan bukti riset Covid-19 kepada dunia.

“Soal hipotesisnya nanti diterima atau ditolak, itu bukan persoalan. Yang penting sudah kita buktikan pakai riset,” katanya dalam webinar ‘Pandemic Covid 19: Lessons Learned and Efforts to Reinforce Health Security to Accelerate Covid-19 Handling’ yang digelar dalam rangka ulang tahun ke-71 RSPAD Gatot Soebroto pada Selasa, 27 Mei 2021.

Dalam webinar yang disiarkan langsung di akun media sosial YouTube milik rumah sakit itu, Terawan, dokter TNI AD berpangkat Letnan Jenderal (purnawirawan), menjawab kritik yang selama ini ditujukan terhadap riset yang dipimpinnya tersebut. Termasuk perihal Vaksin Nusantara yang mahal namun tidak bisa dimanfaatkan secara massal layaknya vaksin umumnya.

2. Uji Antibodi 9 Relawan Terapi Vaksin Nusantara, Begini Hasilnya

Guru Besar Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga Chairul Anwar Nidom mengungkap hasil uji atas efek kekebalan tubuh yang didapat dari terapi sel dendritik melawan infeksi SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19. Dia mengatakan meneliti antibodi yang terbangun pada sebagian relawan uji klinis terapi bernama Vaksin Nusantara tersebut.

Uji dilakukan terhadap sembilan relawan terapi itu yang berdomisili di Surabaya. Mereka telah disuntikkan Vaksin Nusantara pada 4 Mei 2021 dan Nidom bersama tim laboratorium Profesor Nidom Foundation (PNF) mengumpulkan sampel serum darah dari kesembilannya pada 20 Mei, atau 16 hari berselang dari terapi terapi vaksin sel dendritik itu.

Nidom menjelaskan menggunakan patokan kadar antibodi yang diharapkan terbangun dan memberi efek proteksi dari penggunaan Vaksin Covid-19 konvensional. Hasilnya, ada yang melampaui, ada yang di bawah, tapi seluruhnya diketahui memberi daya proteksi.

3. Mengira Pabrik Ganja, Polisi Inggris Bongkar Penambangan Bitcoin Ilegal

Polisi di Inggris menyerbu bangunan di kompleks industri di pinggiran Kota Birmingham, yang belakangan diketahui lokasi penambangan bitcoin ilegal. Polisi terkejut mendapatinya karena semula curiga bangunan itu menyembunyikan aktivitas pabrik ganja ilegal.

Lokasi penambangan bitcoin yang digerebek kepolisian di Birmingham, Inggris pada 18 Mei 2021. Penggerebekan diawali kecurigaan lokasi itu sebagai pabrik ganja ilegal. West Midlands Police

Sebelum penggerebekan dilakukan 18 Mei 2021, polisi mengamati banyak orang ke luar-masuk bangunan itu setiap siang secara mencurigakan. Polisi juga melihat ventilasi dan jaringan kabel yang juga mengundang curiga. Drone yang dikirim mengintai lokasi mendeteksi sejumlah besar panas yang diradiasikan dari bangunan itu.

Kecurigaan meruncing kepada aktivitas klendestine peredaran ganja. Dasarnya adalah kebun-kebun ganja dalam ruangan yang juga biasa menggunakan pencahayaan, panas dan ventilasi untuk budidaya tanamannya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan