Soal Lagu Indonesia Raya, Pendakwah Khalid Basalamah: Itu Keluhan Jemaah

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan soal video ceramahnya yang menjadi sorotan publik lantaran dinilai melarang jemaah menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Khalid Basalamah pun menjelaskan bahwa pernyataannya dalam video lawasnya tersebut hanya menanggapi keluhan dari seorang jemaah.

Hal itu diungkapkan Ustaz Khalid lewat video klarifikasinya yang tayang di kanal Youtube Khalid Basalamah Official, seperti dilihat pada Jumat 28 Mei 2021.


Baca Juga: Ustaz Khalid Sarankan Tak Nyanyikan Indonesia Raya, Ayang Utriza Murka:…

Dalam tayangan video berjudul ‘Tuduhan Melarang Lagu Indonesia Raya’ tersebut, awalnya Ustaz Khalid Basalamah menyinggung kembali soal pertanyaan seorang jemaah terkait lagu Indonesia Raya itu.

“Meluruskan ada cuplikan pada tahun 2017 dulu, ada seseorang (jemaah) yang bertanya kepada saya di salah satu masjid di Jatinegara. Di sekolah anak, bapak bertanya ini, itu ada perintah untuk menyanyi lagu Indonesia Raya,” ujar Khalid Basalamah.


Baca Juga: Khalid Basalamah Singgung Lagu Indonesia Raya, Eko Kuntadhi: Gerombolan Wahabi

Ia pun mengaku, dari pertanyaan itu dia menangkap bahwa jemaah tersebut tidak ingin ikut karena merasa terbebani.

“Dan dia yang saya tangkap dari pertanyaan itu tidak ingin ikut dan dia khawatir ditegur. Sesuai dengan pertanyaan itu, maka saya menjawab pada saat itu, tidak usah anda ikut. Dalam arti kata, dia sendiri memang merasa terbebani,” ungkap Khalid.

Ustaz Khalid juga menegaskan bahwa saat itu dirinya tengah membahas tentang keluhan jemaah tersebut dan bukan terkait syair lagu Indonesia Raya.


Baca Juga: Imbau Tak Usah Nyanyikan Lagu Kebangsaan, Khalid Basalamah Sarankan Baca…

“Karena pada saat disuruh ikut, saya sedang membahas tentang keluhan dia (jemaah), ikut dia atau anaknya di sekolah. Jadi bukan sedang membahasnya sebenarnya tentang masalah syair lagu Indonesia Raya,” tuturnya.

Khalid pun menegaskan bahwasanya ia sangat mencintai Indonesia. Pasalnya, menurutnya, jika dirinya tidak mencintai NKRI maka tak mungkin dia mendukung pemerintah dengan cara melarang masyarakat yang hendak membuat keonaran.

“Kalau bukan karena mencintai dan memperjuangkan negeri tercinta Indonesia ini maka kami tidak mungkin mengadakan live setiap hari menyampaikan agama Allah. Kemudian mendukung pemerintah dalam setiap kegiatan positif, melarang dan meredam masyarakat yang ingin membuat keonaran, pemberontakan. Itu yang selalu kami kumandangkan,” tegas Khalid Basalamah.

Sebelumnya, Ustaz Khalid Basalamah menjadi pembicaraan publik lantaran video ceramahnya yang menganjurkan jemaah untuk untuk tidak ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Video Khalid Basalamah tersebut diunggah salah seorang pengguna Twitter AhlulQohwah. Dalam video pendek itu, penceramah tersebut awalnya membacakan pertanyaan seorang jemaah terkait lagu Indonesia Raya.

“Sekolah ana tiap pagi ada waktu untuk menyanyi lagu kebangsaan, apa yang harus ana lakukan soalnya jika ana tidak lakukan nanti ditegur guru-guru,” kata Ustaz Khalid membacakan pertanyaan jemaah itu.

Menjawah pertanyaan itu, Khalid Basalamah kemudian menyarankan agar jemaah itu tak perlu menyanyikan lagu tersebut.

“Tak usah ikut (menyanyikan). Saran saya gak usah ikut (menyanyikan)! Masa dia lihat mulut kita,” ucapnya.

Menurut Khalid Basalamah, hal itu bukan berarti dirinya melawan negara. Akan tetapi, jika dirinya ditanyakan soal lagu Indonesia Raya maka ia menyarankan tidak usah ikut menyanyikan.

“Tentunya ini bukan berarti kita melawan, tetapi saya membahas saran saya. Saya kan ditanya, kalau saya gak usah ikutlah,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *