Sicepat Dipuji Netizen Soal Kurir Diancam Pedang Samurai: Jarang Perusahaan yang Turun Langsung

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Tangerang Selatan – Aksi customer yang mengancam kurir dengan senjata pedang samurai menjadi viral di media sosial.

Seperti diketahui, peristiwa itu bermula saat customer tersebut dan kurir tengah bertransaksi cash on delivery (COD). Kejadiannya di Ciputat, Tangerang Selatan.

Peristiwa itu berujung pengancaman terhadap kurir SiCepat Ekpres. 

Pria berinisial MDS (44) pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka lantaran mengancam kurir dengan pedang samurai.

Kasus bermula ketika kurir mengantarkan paket kepada pelaku di Ciputat, Tangsel pada Selasa 25 Mei 2021. Namun MDS merasa tertipu dan memarahi kurir.

Pengacara SiCepat, Wardaniman Larosa menjelaskan kurirnya sudah meminta agar MDS mengembalikan paket tersebut kepada seller.

“Pada saat itu kurir kami telah mengatakan ‘Pak, kalau Bapak curiga, silakan dikembalikan barangnya, karena kami akan mencoba mengkonfirmasi kepada seller-nya atau online shop-nya’,” ucap Wardaniman kepada wartawan di kantornya, Kuningan, Jaksel, Kamis 27 Mei 2021 dikutip dari detikcom.

Namun MDS malah membuka paket tersebut sehingga kurir pun mengatakan pelaku tidak bisa melakukan pengembalian barang. Menurut Wardaniman, prosedurnya, apabila barang yang diantarkan kurir telah dibuka oleh pembeli, maka barang tersebut tak dapat dikembalikan.

“Pada saat itu, pelaku tidak merespons dengan baik, justru mengambil yang diduga samurai dalam rumah dan mengancam kurir kami. Oleh karena itu, kami merasa keberatan terhadap kejadian tersebut,” kata dia.

Peristiwa ini viral di media sosial. Dalam rekaman video viral, pelaku mengaku pernah tertipu. Dia lantas meminta kurir untuk mengembalikan uangnya.

“Situ nggak balikin duit saya, situ bahaya!” ujar pelaku dalam rekaman video, seperti dilihat detikcom, Rabu 26 Mei 2021.

“Bahaya gimana, Pak?” balas kurir.

“Bahaya gimana, ente penipuan. Saya nggak mau tahu, ini kosong. Bapak tahu kan maksudnya?” timpal pria tersebut.

“Kalau Bapak mau laporin saya, silakan,” ujar kurir.

“Bukan masalah laporin, balikin uang saya,” jawab pria itu sambil masuk ke dalam rumah dan mengambil samurai.

Di media sosial, banyak netizen yang mengapresiasi langkah perusahaan Sicepat yang enggan memilih cara damai dan memilih melaporkan pelaku.

“Jarang-jarang liat perusahaannya turun tangan langsung,” tulis akun ecomshitposting di media sosial Twitter.

“Nicee, udah menjengkelkan,” tulis netizen lainnya, Hitmeharddd.

Pelaku Jadi Tersangka dan Ditahan

Kapolsek Ciputat Tmur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan polisi telah mengamankan pelaku. MDS juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Sudah (jadi tersangka),” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon saat dihubungi wartawan, Kamis (27/5/2021).

Tersangka dijerat Pasal 368 ayat 1 KUHP tentang ancaman dengan kekerasan juncto pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

“Ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara, kita lakukan penahanan,” imbuh Jun.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *