Ditinggal Vokalis Setelah 7 Tahun Bersama, Yovie & Nuno Siapkan Single Baru

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Setelah tujuh tahun menjadi vokalis band Yovie & Nuno, Arya Windura memutuskan hengkang. Arya resmi mengundurkan diri sejak diumumkan oleh manajemen YWMF pada Kamis (27/5).

Kabar itu juga disampaikan sendiri oleh manajemen melalui Instagram milik Yovie & Nuno.

“Tujuh tahun sudah bareng sama Yovie & Nuno tentunya aku dapat pengalaman yang banyak banget dan nggak pernah terlupakan. Banyak kenal dan bekerja sama dengan orang-orang hebat,” jelas Arya Windura dalam Instagram milik Yovie & Nuno.

Windura menjadi vokalis band Yovie & Nuno melalui audisi #GalauCariVokalis yang diadakan YWMF pada tahun 2012. Selama bersama Yovie & Nuno, Arya Windura meluncurkan satu album yakni “Still the One” pada tahun 2014 dan satu single berjudul “Demi Hati” pada tahun 2019.

Total ada sembilan rekaman lagu yang dilahirkan Yovie Widianto (produser), Muchamad Ahadiyat (gitaris), Pradikta Wicaksono (vokalis), dan Ady Julian (kibordis) bersama dengan Windura.

Dari keterangan resmi yang diterima wartawan, keputusan Windura undur diri, karena ingin fokus merintis usaha baru dan membutuhkan waktu lebih, serta ada prioritas yang berbeda.

Meski ditinggal salah satu personilnya, Yovie & Nuno melanjutkan karir mereka di industri musik, salah satunya melalui single terbaru berjudul “Sajadah Panjang” yang merupakan lagu tema (OST) original series berjudul sama yang diproduksi oleh MAXstream.

Untuk single terbaru ini, Yovie & Nuno untuk pertama kalinya tampil dengan formasi 3 personil yakni Diat, Dikta, dan Ady.

Tak hanya dalam bentuk single, lagu ini juga akan hadir dalam versi video musik yang akan diluncurkan pada Juni mendatang. Yovie & Nuno juga dalam proses rekaman album terbaru yang rencananya akan rilis tahun ini. Untuk detailnya, mereka sementara ini masih merahasiakannya.

(pri)

 

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi TOPNEWS.MY.ID. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *