Rashford Kembali Jadi Korban Rasisme di Media Sosial

  • Bagikan
Rashford Kembali Jadi Korban Rasisme di Media Sosial


TOPNEWS.MY.ID, Tindakan rasisme di media sosial nampaknya belum juga berakhir. Terbukti, Marcus Rashford kembali menjadi korban perlakuan tak pantas itu setelah Manchester United dikalahkan Villarreal dalam final Liga Europa lewat drama adu penalti dengan skor 11-10, setelah 90 menit berakhir dengan skor 1-1.

“Setidaknya 70 penghinaan rasial di akun sosial saya dihitung sejauh ini,” tulis Rashford di Twitter, sebagaimana diberitakan BBC Spots.

“Bagi mereka yang bekerja untuk membuat saya merasa lebih buruk dari yang sudah saya rasakan, semoga berhasil.” 

Ini bukan pertama kali Rashford menerima perlakuan rasisme di media sosial Sebelumnya, dia telah berbicara sebelumnya tentang pelecehan rasial yang dia terima.

Pada bulan Januari, pemain internasional Inggris itu mengatakan dia menjadi sasaran “kemanusiaan dan media sosial yang paling buruk” setelah menerima pelecehan rasis setelah bermain imbang 0-0 dengan Arsenal.

“Saya seorang pria kulit hitam dan saya hidup setiap hari dengan bangga bahwa saya,” tulisnya di Twitter saat itu.

“Tidak ada, atau tidak ada komentar, yang akan membuat saya merasa berbeda. Maaf jika Anda mencari reaksi keras, Anda tidak akan mendapatkannya di sini.”

Dalam beberapa bulan terakhir, para pemain bintang sepakbola khususnya di Inggris kerap menjadi korban rasisme di media sosial.Padahal, sejumlah klub, pemain, atlet, dan badan olahraga ikut serta dalam boikot media sosial selama empat hari pada bulan April untuk mendorong perusahaan mengambil sikap yang lebih kuat terhadap pelecehan rasis dan seksis.

Awal bulan ini, MU mengatakan menemukan peningkatan 350% dalam pelecehan yang ditujukan kepada para pemainnya, dengan 3.300 postingan menargetkan mereka selama periode dari September 2019 hingga Februari 2021. Setan Merah -julukan MU-  telah menyiapkan sistem pelaporan online, mendorong penggemar untuk menandai pelecehan online.[] 



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *