Dikritik Pelatih Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri Unjuk Gigi di Timnas Indonesia | Bolaindo

  • Bagikan



Egy Maulana Vikri tampil gemilang bersama timnas Indonesia usai mendapat kritik keras dari pelatih Lechia Gdansk.

Egy Maulana Vikri kembali menjadi sorotan usai tampil apik bersama timnas Indonesia saat melawan Afganistan pada Selasa (25/5/2021).

Timnas Indonesia sendiri harus mengakui keunggulan Afganistan 2-3.

Pada laga ini nama Egy Maulana Vikri berhasil mencuri perhatian.

Baru tampil pada babak kedua, Egy Maulana Vikri hampir membawa timnas Indonesia comeback.

Baca Juga: Kehilangan Elkan Baggott, Shin Tae-yong Akui Lini Pertahanan Timnas Indonesia Rapuh Usai Kalah dari Afganistan

Egy masuk di babak kedua menggantikan striker Persija Jakarta, Braif Fatari.

Pemain berusia 20 tahun itu berhasil membawa timnas Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 melalui golnya pada menit ke-59.

Nama Egy kembali terlibat dalm gol kedua timnas Indonesia.

Pada menit ke-64, Egy melepaskan sebuah tendangan bebas yang mengarah ke gawang lawan.

Tendangan bebas Egy tersebut berhasil dimanfaatkan oleh Adam Alis untuk mengubah skor menjad 2-3.

Sayangnya, skor 2-3 untuk kemenangan Afganistan tak berubah hingga akhir laga.

Meski gagal membawa timnas Indonesia menang, Egy dinilai tetap tampil dengan sangat baik.

Baca Juga: Ironi Elkan Baggott, Berlawanan dengan Wonderkid Thailand yang Rela Tinggalkan Leicester City

Padahal, sebelumnya Egy baru saja mendapat kritikan dari pelatihnya di Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec.

Sebelumnya, Stokowiec beberkan alasan mengapa Egy jarang mendapat menit bermain di tim utama Lechia Gdansk.

Menurut Stokowiec, masalah Egy ada pada postur tubuhnya.

Dengan tinggi 168 cm, fisik Egy memang terbilang kecil untuk ukuran pemain di Eropa pada umumnya.

“Ini adalah liga yang menggunakan fisik. Jadi, bagi sebagian pemain ini akan menjadi masa sulit, seperti Egy,” kata Stokowiec dikutip Bolanas dari Sportowe Fakty (21/5/2021).

Juru taktik asal Polandia itu menilai kemampuan mengolah bola saja tak cukup untuk bersaing di klub Eropa.

“Meski mempunyai kemampuan bagus, fisik sering menjadi pemenang di sebuah pertandingan,” ujarnya.

Pernyataan Stokowiec ini semakin menguatkan kabar Egy akan angkat koper dari Lechia Gdansk pada bursa transfer kali ini.

Saat ini kontrak Egy bersama Lechia Gdansk diketahui akan berakhir pada bulan Juni 2021.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *