Diduga Singgung Kadrun, Ferdinand: Vitamin Otaknya Habis Tersedot ke Jenggot

  • Bagikan

TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Mantan politikus yang beralih jadi penggiat media sosial, Ferdinand Hutahaean, tidak berhenti menyerang kaum Kadrun yang dia identikkan selalu berjanggut dan memakai daster.

Ferdinand mengungkap susahnya membuat nalar kaum yang diduga Kadrun tersebut menjadi waras dan normal.

“Memamg susah membuat nalar manusia menjadi waras dan normal bila vitamin asupan ke otak habis tersedot jenggot. Otak jadi kering, jenggot panjang tak berguna.


Baca Juga: Sebut Pelat Khusus DPR Bentuk Keangkuhan, Ferdinand: Mbak Puan, Ini…

Itulah perlunya mendahulukan otak daripada jenggot,” sebut Ferdinand Hutahaean.

Beberapa postingannya memang cukup sering menyinggung kalangan Kadrun yang identik dengan sifat intoleran.


Baca Juga: Semprot Telkomsel, Ferdinand Hutahaean: Tolong Stop SMS Berbau Iklan!

“Qadrun kasta rendah itu cuma modal jenggot dan daster bekas serta jidat kepentik, bikin akun follower 0-1, caci makinya diatas segalanya,” tulisnya lagi.

Dilihat dari postingan postingannya, Ferdinand diduga menyinggung sejumlah netizen yang kerap kali memprotes postingannya terkait kritik ke pegawai KPK yang dipecat hingga masalah di Pemprov DKI yang dipimpin Anies Baswedan.

Termasuk netizen yang merespons keras postingannya yang nyinyir ke aksi bela Habib Rizieq.


Baca Juga: Ferdinand Hutahaean Klarifikasi Thailand Masuk Nusantara, Netizen: Ngeles!

Menanggapi postingan Ferdinand yang menyinggung soal jenggot, netizen menyampaikan protes. Itu karena postingan yang menyinggung masalah janggut sudah kelewatan dan cenderung menggeneralisir.

“Abaikan postingan kaum framming seperti makhluk ini karna tidak memberikan manfaat apapun justru mempertajam perbedaan antar kelompok masyarakat… Dia lagi pansos ni karna dah mulai di Abaikan, jangan terpancing, fokus Abaikan biar hilang namanya di publik…,” tulis seorang netizen.

“Orang sekelas Ferdinand ko bisa men generalisir sesuatu. Padahal orang pintar kok jd kaya ngga pintar … Sikap skeptis menggerogoti kecerdasan diri sendiri … Banyak ke gereja bang rendahkan diri buang kesombongan. Insya Allah Nalar sehat muncul lagi ….,” tulis netizen lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *