Stimulasi Puting untuk Bantu Induksi Persalinan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

  • Bagikan
Faktor_Harus_Operasi_Caesar


Duh, sudah memasuki usia kehamilan 40 minggu tapi si Kecil tak kunjung mau lahir! Jika sudah begini, pastinya Mums akan merasa khawatir, ya. Nah, dalam kondisi seperti ini, biasanya dokter akan mencoba melakukan induksi persalinan secara alami atau merangsang kontraksi untuk mempercepat proses kelahiran.

 

 

Salah satu induksi alami yang umum dilakukan pada kondisi seperti ini adalah stimulasi puting. Seperti apa stimulasi puting untuk merangsang persalinan? Yuk, cari tahu selengkapnya berikut ini!

 

Baca juga: Perlu Tidak Ya Melakukan Induksi Persalinan?
 

Bagaimana Stimulasi Puting dapat Menginduksi Persalinan?

Stimulasi puting dapat membantu menginduksi persalinan, asalkan tidak ada komplikasi selama kehamilan Mums. Hormon oksitosin memainkan peranan penting dalam memulai persalinan dan memicu kontraksi uterus. Stimulasi pada puting dapat membantu melepaskan hormon ini dan mendorong kontraksi untuk membantu bayi bergerak menuju jalan lahir.

 

Pada dasarnya, cara kerja stimulasi puting mirip dengan proses menyusui, yang menyebabkan sel sensorik pada puting akan merangsang otak untuk melepaskan hormon oksitosin. Berikut ini beberapa bukti yang menunjukkan bahwa stimulasi puting bekerja untuk menginduksi persalinan, tetapi dalam kondisi kehamilan berisiko rendah.

 

1. Dalam eksperimen terkontrol secara acak di sebuah rumah sakit negara di Turki tahun 2015, ditemukan bahwa fase persalinan menjadi lebih pendek dengan dilakukannya stimulasi puting. Durasi rata-rata persalinan setelah dilakukan stimulasi puting adalah 3,8 jam (fase pertama), 16 menit (fase kedua), dan 5 menit (fase ketiga). Sementara pada kondisi persalinan tanpa stimulasi puting, dibutuhkan waktu sekitar 6,8 jam, 27 menit, dan 6 menit di masing-masing fase.

 

2. Dalam studi tahun 2012 yang dilakukan pada kehamilan pertama kali dan kehamilan berisiko rendah, wanita pada usia kehamilan 38 minggu disarankan untuk memijat payudara mereka 3 kali sehari selama 15 hingga 20 menit. Hasil menunjukkan bahwa mereka melahirkan bayi pada usia kehamilan 39,2 minggu. Di sisi lain, wanita dengan usia kehamilan sama, tetapi tidak melakukan stimulasi puting, justru melahirkan di usia kehamilan 39,5 minggu. Stimulasi ini juga dapat menurunkan kemungkinan operasi caesar.

 

3. Sebanyak 16 wanita hamil berisiko rendah dengan rentang usia kehamilan 38-40 minggu diminta untuk mencoba stimulasi puting selama 1 jam selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari ketiga, air liur mereka memiliki hormon oksitosin yang tinggi dan 6 wanita di antaranya juga melahirkan sesuai waktunya.

 

Baca juga: Kapan Induksi Persalinan Diperlukan?
 

 

Bagaimana Cara Melakukan Stimulasi Puting?

Perlu diingat kembali bahwa stimulasi puting hanya aman dilakukan untuk kehamilan normal, cukup bulan, dan berisiko rendah. Nah, bagi Mums yang ingin mencobanya, berikut ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

 

1. Pilih metode

Mums dapat merangsang puting secara manual dengan jari atau menggunakan pompa payudara.

 

2. Pijat areola

Pegang puting dan tempatkan areola di TOPNEWS.MY.ID ibu jari dan telunjuk, kemudian pijat dengan lembut. Puting susu terdiri dari banyak ujung saraf yang dapat merangsang pelepasan hormon.

 

3. Ulangi pada bagian payudara lain

Setelah Mums menstimulasi salah satu payudara, tunggu selama 2 hingga 4 menit sebelum merangsang payudara lainnya. Untuk menstimulasi satu payudara, Mums hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, kemudian bergantian ke payudara yang lainnya. Ulangi langkah ini selama 1 jam dan sebanyak 3 kali dalam sehari.

 

4. Lakukan dengan hati-hati

Tujuan dari stimulasi ini adalah memulai persalinan, tetapi tidak mempercepat kontraksi yang berat. Jadi, jika Mums mulai mengalami kontraksi, hentikan stimulasi hingga kontraksi berangsur reda.

 

Stimulasi puting bisa menjadi salah satu cara untuk merangsang kontraksi dan mempercepat persalinan. Namun, perlu diingat stimulasi ini hanya boleh dilakukan ketika Mums sudah mendekati waktu persalinan dan dalam kondisi kehamilan yang sehat serta berisiko rendah. Tak lupa, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter kandungan jika Mums ingin melakukan stimulasi puting secara rutin, ya. (AS)

 

Baca juga: Obat-obatan yang Digunakan dalam Induksi Persalinan
 

Referensi

Mom Junction. “Does Nipple Stimulation Help Induce Labor?”.

 

 



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan