10 Aturan Asupan Nutrisi Saat Hamil

  • Bagikan
10 Aturan Asupan Nutrisi Saat Hamil


Mums, hamil itu bukan berati lantas Mums dapat makan sebebas-bebasnya. Atau, bisa makan tanpa dikontrol dikarenakan alasan makan untuk dua orang. Alhasil, di akhir kehamilan, Mums mendapatkan diri Mums sudah mengalami kenaikan berat yang luar biasa. Tentunya hal ini tidak sehat untuk Mums maupun si Kecil dalam kandungan.

 

Baca juga: Aurel Hermansyah Keguguran, Apa yang Bisa Suami Lakukan Jika Istri Keguguran?
 

Justru di saat hamil inilah Mums harus menjaga asupan nutrisi keseharian. Semua yang Mums konsumsi sebaiknya mempunyai kandungan nutrisi yang memang bagus dan sangat dibutuhkan oleh si janin. Apa yang Mums makan dalam sembilan bulan ke depan dapat mempengaruhi kesehatan bayi Mums, serta Mums sendiri, selama beberapa dekade yang akan datang.

 

 

Berikut adalah 10 aturan nutrisi mudah yang akan menguntungkan Mums berdua dengan si Kecil!

 

Baca juga: Mums, Suami Bisa Mengalami Gejala Kehamilan Juga, Lho!
 

10 Aturan Asupan Nutrisi saat Hamil 

Mums, untuk memastikan kehamilan lancar dan sehat hingga waktu melahirkan, Mums perlu tahu tentang aturan asupan nutrisi saat hamil ini:

 

1. Penuhi kebutuhan asam folat. Mums perlu 400 mikrogram salah satu jenis vitamin B ini setiap hari sejak sebelum hamil. Karena asupan asam folat yang cukup di tahap awal kehamilan dapat mencegah cacat tabung saraf janin atau spina bifida hingga 50-70 persen. Penelitian mmenunjukkan bahwa suplemen asam folat selama setahun sebelum kehamilan dan pada trimester kedua juga dapat mengurangi risiko kelahiran prematur.

 

2. Hindarilah pemahaman “Makan untuk Berdua”. Konsep inilah yang menyebabkan ibu hamil mengalami kenaikan berat badan berlebihan selama hami, dan ukuran janin pun besar. Berat badan Mums berlebihan selama hamil meningkatkan risiko diabetes gestasional, kelahiran prematur, dan persalinan caesar.

 

3. Makanlah Ikan. Ikan kaya dengan asam lemak esensial, salah satunya DHA. DHA adalah asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan perkembangan otak janin. Namun, konsumsilah ikan yang bersih dan terbebas dari logam berat, dan jangan mengonsumsi ikan yang dimasak kurang matang, atau mentah.

 

4. Hentikan atau hindari asap rokok dan konsumsi alkohol. Ini hukumnya wajib ya Mums. Rokok berdampak buruk karena bisa menyebabkan cacat janin dan komplikasi kehamilan. Alkohol diduga akan mempengaruhi perkembangan perilaku sang bayi, kemampuan belajar, menyebabkan hiperaktif.

 

5. Penuhi kebutuhan zat besi. Kebutuhan Mums saat hamil akan zat besi  hampir 2 kali lipat dari normal. Zat besi berfungsi membawa oksigen dan nutrisi dari Mums ke janin sehingga janin bisa berkembang dengan optimal. Selain itu zat besi mencegah persalinan prematur dan komplikasi kehamilan lainnya.

 

6. Hindari konsumsi makanan mentah, termasuk produk susu yang tidak dipasteurisasi. Lindungi janin Mums dari bakteri berbahaya seperti Listeria, Salmonella dan E.coli. Buang makanan beku yang sudah berada di suhu ruang lebih dari dua jam.

 

7. Batasi asupan kafein. Konsumsi kafein selama hamil dibatasi hanya 1 – 2 cangkir kopi per hari ya Mums!

 

8. Diet serat berupa buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Selain zat gizi penting seperti karbihidrat, protein dan lemak, makanan mengandung serat akan mencegah sembelit dan wasir selama hamil. Makanan tinggi serat juga membuat Mums merasa kenyang lebih lama sehingga terhindari dari makan berlebihan. Selain mengandung serat, buah dan sayur juga mengandung vitamin, mineral, dan fitokimia penting untuk perkembangan janin.

 

9. Batasi konsumsi junk food. Sebaiknya Mums batasi dulu mengkonsumi makanan cepat saji, kecuali Mums mungkin tidak bisa mengonsumsi makanan lain karena mual. Jika gejala mual dan muntah sudah hilang, Mums lebih baik mengsonsumi makanan lain yang bervariasi dengan kandungan gizi sehat dan seimbang.

 

10. Kalsium sangat penting bagi ibu hamil. Bayi Mums membutuhkannya untuk pertumbuhan tulang pada trimester kedua dan ketiga. Plus, jika Mums tidak mendapatkan cukup kalsium dalam diet Mums, janin akan mendapatkannya dari tulang Mums, yang dapat meningkatkan risiko Mums terkena osteoporosis di kemudian hari.

 

Baca juga: Survei Teman Bumil: Ini Lho Kriteria Dokter Ideal Pilihan Mums!

 

Sumber:

The Johns Hopkins University. Nutrition During Pregnancy.
American College of Obstetricians and Gynecologists. Nutrition During Pregnancy.

 



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *