Categories
Syarikat Islam

Ketua PW SEMMI Jawa Timur bersama Ketum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra (BWS)

Ketum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra (BWS)

sumber: facebook.com/amas.new.90

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Titik Nol Pancasila

Sebagai sebuah ideologi, Pancasila menempatkan persatuan dan kesatuan sebagai pilar utama dengan tetap mengedepankan ketuhanan. Tidak ada yang salah akan hal itu, karena memang Pancasila lahir dari kebudayaan yang berlaku dan berkembang dalam masyarakat. Kebudayaan tersebut menyatu dalam ciri khas masyarakat yang mengakui adanya eksistensi Tuhan, sehingga dalam konteks Pancasila, persoalan ketuhanan (agama) merupakan landasan bagi semua masyarakat.

Pancasila yang lahir sebagai sebuah ideologi berasal dari hasil rapat yang dilakukan oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang memerintahkan kepada 9 orang untuk merumuskan naskah Pancasila yang berlaku hingga saat sekarang. Jadi, tidak ada keraguan lagi jika Pancasila merupakan sebuah ideologi karena telah memenuhi persyaratan menjadi ideologi.

Sebab, ideologi merupakan gabungan dua kata, yaitu idea dan logos. Idea berarti gagasan, konsep, pengertian dasar dan cita-cita. Sedangkan, logos berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi, ideologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang ide-ide atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar (Kodhi dan Soejadi, 1988:49). Nah, Pancasila pun berisi tentang gagasan, konsep, pengertian dasar serta cita-cita kebangsaan yang termaktub kedalam lima sila dasar, lalu kemudian diturunkan kedalam nilai-nilai Pancasila. Setelah itu diperkuat dalam Mukaddimah UUD 1945 yang pada alinea terakhir menuliskan tentang isi dari lima sila dasar tersebut.

Zelfbestuur sebagai Bentuk Nasionalisme dan Persatuan

17-24 Juni 1916, diatas podium saat Kongres Sarekat Islam yang bernama national congress 1 Central Syarikat Islam (Natico 1 CSI) dilaksanakan di Bandung, Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto berorasi dengan nada tinggi. Pemimpin besar Sarekat Islam (SI) ini berseru tentang ide kemerdekaan bagi bangsa Hindia (Indonesia). Oleh HOS Tjokroaminoto, gagasan tersebut dinamakan dengan istilah zelfbestuur atau pemerintahan sendiri.

Dalam berbagai referensi, begini kira-kira isi pidato dari HOS, “Orang semakin lama semakin merasakan, baik di Nederland maupun di Hindia, bahwa zelfbestuur sungguh diperlukan. Orang samkin lama semakin merasakan bahwa tidak pantas lagi Hindia diperintah oleh negeri Belanda, bagaikan seorang tuan tanah yang menguasai tanah-tanahnya!!!” dengan lantang dan berapi-api Tjokroaminoto bersuara dihadapan ribuan peserta kongres yang datang dari seluruh penjuru negeri.

Zelfbestuur merupakan titik balik dari semangat nasionalisme yang sudah dipupuk beberapa tahun sebelumnya. Dan Tjokroaminoto adalah orang Indonesia pertama yang dengan berani mencetuskan ide kemerdekaan, atau setidaknya memunculkan wacana agar rakyat Indonesia sudah seharusnya memiliki pemerintahan sendiri, tidak lagi menjadi jajahan Belanda atau bangsa-bangsa asing lainnya.

Tjokroaminoto sebagai Guru Bapak Bangsa

Menurut Bernand Siagian (ed.) dalam 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia (2009), Tjokroaminoto merupakan orang pribumi paling berpengaruh dan disegani, bahkan pemerintah kolonial Belanda pada saat itu menjulukinya De Ongekroonde van Java atau “Raja Jawa Tanpa Mahkota”.

Dalam sejarahnya, Tjokroaminoto merupakan pemimpin tertinggi Sarekat Islam (sekarang menjadi Syarikat Islam), perhimpunan rakyat paling kuat sekaligus mewakili kepentingan kaum Muslimin di Hindia Belanda. Meskipun memakai label “Islam”, keanggotaan SI tidak hanya terbatas untuk kalangan santri dan beragama Islam. Segala unsur ada di situ, termasuk mereka yang tergolong abangan, bahkan orang-orang yang cenderung memilih jalan kiri.

Lahirnya Partai Komunis Indonesia (PKI) juga berawal dari tokoh yang pernah berguru kepada Tjokroaminoto, yakni Semaun. Termasuk juga yang menjadi muridnya di Rumah Peneleh, Surabaya, yaitu tokoh yang melahirkan Partai Nasionalis Indonesia (PNI) yang berfaham Nasionalis, Soekarno dan tokoh penggagas lahirnya Negara Islam Indonesia, pemimpin Darul Islam (DI), Sekarmadji Maridjan Kartosoewiryo.

Pada perkembangannya, Tjokroaminoto menjadi sosok paling berpengaruh di kancah pergerakan nasional. Ia menjadi pemimpin besar SI hingga akhir hayatnya pada 1934. Di bawah naungan Tjokroaminoto, SI menghimpun tokoh-tokoh penting pergerakan nasional. Ada Agus Salim, Abdoel Moeis, Soewardi Soerjaningrat (Ki Hadjar Dewantara), Soerjopranoto, hingga Semaoen dan Alimin, bahkan KH Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah) pernah menjadi ketua SI Afdeling Yogyakarta (1914-1919) dan KH Wahab Hasbullah yang pernah menjadi ketua SI Afdeling Mekkah (Pendiri Nadhlatul Ulama) dan masih banyak lagi tokoh nasional lainnya.

Peran Syarikat Islam sebagai Penggagas Pancasila

Dari 9 tokoh BPUPKI atau disebut tim sembilan yang diberikan wewenang untuk menyempurnakan naskah Pancasila yang kita nikmati sampai sekarang ini, ada sosok sentral yang merupakan murid langsung atau pernah ditempa oleh Tjokroaminoto, yakni presiden pertama Ir. Soekarno. Hal tersebut dibuktikan dari beberapa buku yang ditulis oleh Soekarno perihal pemikiran nasionalisme yang ia miliki merupakan bentuk dari banyaknya ia berdiskusi dengan Tjokroaminoto.

Selain Soekarno yang merupakan murid langsung dari Tjokroaminoto, dalam perjalanan kelahiran Pancasila terdapat 2 tokoh lain yang juga masuk kedalam tim sembilan adalah tokoh Sarekat Islam, yakni H. Agus Salim dan Abi Kusno Tjokrosudjoso.

Dari hal di atas, telah jelas bahwa dalam momentum kelahiran Pancasila, tokoh Sarekat Islam memegang peran penting. Bukan hanya Pancasila, spirit nasionalisme serta semangat persatuan dan kesatuan pun kerap kali dimunculkan oleh Sarekat Islam.

Apa yang saya buat ini bukan berarti saya menutup mata terhadap kontribusi pihak lain (dalam hal ini diluar Sarekat Islam) dalam melahirkan bangsa dan negara ini, karena bagi saya semua elemen bangsa saat itu berperan dalam kelahiran bangsa dan negara dengan kontribusi yang berbeda-beda.

Saya hanya ingin agar kita tidak sekali-kali melupakan sejarah perjuangan bangsa, agar kita tidak seenaknya dalam mengurus bangsa ini, agar kita menghormati semua kontribusi yang diberikan oleh founding father untuk lahirnya bangsa ini, semua untuk mengingatkan kembali memori kolektif kita terhadap kondisi kebangsaan dahulu.

Persoalan Agama dan Pancasila Sudah Selesai

Jauh-jauh hari sebelum adanya pernyataan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) perihal agama merupakan musuh utama dari Pancasila, sebenarnya persoalan tersebut sudah selesai. Kita flashback ke belakang, bahwa untuk persoalan pertentangan agama dan Pancasila terjadi saat piagam Jakarta hendak disahkan. Ketika itu terjadi pertentangan dalam sila pertama yang berbunyi “Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi Pemeluknya” yang akhirnya diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Pergantian sila pertama dilakukan karena bunyinya terlalu ‘islamis’, maka dapat penolakan dari kelompok non-muslim dan timur Indonesia yang dimotori oleh salah seorang tim sembilan, yakni A.A. Maramis. Lalu win-win solution saat itu adalah mengganti frasa menjadi lebih umum, namun tetap dalam bingkai ketuhanan yang maknanya adalah agama, tapi lebih secara umum, tidak spesifik agama tertentu. Alhasil, dengan pergantian tersebut, persatuan dan kesatuan tetap utuh, dengan tidak menanggalkan ciri khas kebangsaan lain, yakni ketuhanan yang dimiliki oleh setiap elemen bangsa.

Jadi, bagi saya saat Kepala BPIP menyatakan bahwa agama merupakan musuh utama dari Pancasila, maka disaat itu saya perlu kiranya kembali meluruskan jika agama ada dalam Pancasila, dan pandangan agama terdapat dalam isi Pancasila.

Namun, jika pernyataan beliau merupakan bentuk keresahan akibat perbuatan agama-agama tertentu yang ingin merongrong Pancasila, seharusnya tak pantas pula beliau mendiskreditkan, lalu mengambil kesimpulan secara umum dengan frasa ‘agama’.

Jika memang akhrinya pernyataan Kepala BPIP bahwa agama musuh terbesar Pancasila dan salam Pancasila diberlakukan, saya menilai ini adalah bentuk intervensi negara terhadap agama sekaligus upaya membenturkan negara dengan agama.

Menurut saya, mungkin Kepala BPIP sudah lupa bahwa kelahiran Pancasila serta semangat persatuan dan kesatuan merupakan andil yang besar dari organisasi yang berbasis keagamaan beserta para kyai serta santri.

Pernyataan kontroversi Kepala BPIP yang akhirnya bisa menyulut perpecahan bagi seluruh elemen bangsa ini harus dihindari yang merupakan salah satu bentuk tindakan pengkhianatan terbesar BPIP dalam sejarah terbentuknya Pancasila.

Jangan cabut persatuan dan kesatuan bangsa ini dengan membenturkan agama dengan negara. Kembalikan semangat Pancasila ke titik nol. Titik dimana sejarah pembuatannya melalui proses yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, bukan membenturkan.

sumber: inisiatifnews.com

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Serikat Mahasiswa Muslim Khawatir ‘Tiongkok Phobia’ Ancam Keberagaman Bangsa

Merahputih.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengingatkan pemerintah Indonesia tentang ancaman keberagaman di Indonesia akibat dari coronavirus yang merebak ke berbagai belahan dunia yang berasal dari kota Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok.

Ia mengatakan, Tiongkok phobia sedang melanda Kanada, Perancis, Vietnam dan berbagai belahan dunia lainnya hari ini. Hal itu dampak merebaknya coronavirus yang semakin meluas.

“Khawatir ini akan sangat berpengaruh terhadap keberagaman bangsa Indonesia yang ada selama ini. Harus ada antisipasi nyata dari pemerintah tentang bahaya keberagaman rasisme yang berdampak dari coronavirus yang sedang dilanda dunia,” ujar Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Senin (3/2).

Bintang menilai rasa kekhawatiran dan ketakutan masyarakat internasional termasuk Indonesia merupakan hal wajar. Mengingat virus Corona sangat berbahaya dan belum terdapat vaksin dari virus mematikan tersebut.

Antisipasi dan bertahan agar tidak terjangkit coronavirus sangatlah wajar dan harus dilakukan.

“Namun, kita sebagai bagian dari masyarakat dunia tidak harus berlebihan dengan bersikap diskriminatif dan rasis dengan keturunan Tionghoa atau China. Ini bisa terjadi generalisasi terhadap saudara WNI kita dari etnis China. Hal ini sangat dikhawatirkan akan menimbulkan sikap diskriminatif rasisme terhadap etnis Tionghoa atau China WNI, mengingat kondisi kebangsaan saat ini yang rentan,” tambahnya.

Proses pemindahan WNI dari Wuhan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). ANTARA/Yuniati Jannatun Naim

Ia juga menjelaskan langkah dari organisasinya dalam menjaga keberagaman dunia, khususnya Indonesia akan melakukan konsolidasi dan mengajak organisasi kemasyarakatan pemuda (lintas etnis, suku, agama) lainnya di Indonesia untuk menggelar doa bersama agar penyebaran virus dapat terhentikan dan tidak masuk ke Indonesia.

“Seharusnya dilakukan upaya menjaga keberagaman masyarakat dunia, khususnya Indonesia sebagai bentuk dari rasa kemanusiaan dan solidaritas kita sebagai masyarakat internasional. Baiknya kita mendoakan negara Republik Rakyat Tiongkok agar mampu melawan keganasan coronavirus serta dunia membantu menemukan vaksin baru guna menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut,” tutup Bintang. (Knu)

sumber: merahputih.com

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Stop Import Bahan Pokok Dan Makanan Dari China, Karena Diduga Terjangkit Virus Mematikan

Jakarta,– Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara China, khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan coronavirus yang telah menyebabkan puluhan masyarakat Wuhan China meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

“Travel warning dan stop import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia. Kami mendesak dan meminta ketegasan pemerintah untuk melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari 3 bulan,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Sabtu (25/1).

Ia juga meminta kementerian kesehatan (kemenkes) untuk melakukan kordinasi dengan pihak angkasa pura guna melakukan pengecekan kesehatan di setiap bandara di Indonesia, khususnya bandara Soekarno Hatta untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.

“Bukan hanya turis, namun warga negara Indonesia yang pergi ke China ketika pulang harus di cek kesehatannya dibandara sebelum mereka melanjutkan aktivitasnya. Kedutaan besar China juga harus di pastikan steril dari virus ini. Kami minta kemenkes juga untuk mengecek seluruh pekerja ataupun duta besar China Indonesia jika mereka mau keluar dan beraktivitas di indonesia,” tambahnya.

Bintang lebih lanjut akan mendatangi kementerian terkait jika tidak melakukan apa yang menjadi tuntutannya.

“Kami mendesak begini bukan buat siapa siapa ini demi Indonesia, karena kami takut sekali virus itu masuk ke Indonesia dan kita terjangkit virus mematikan tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui, penyebaran virus corona yang dimulai dari kota Wuhan di China membuat dunia khawatir. Terlebih virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China, Selain itu, virus corona diketahui juga sudah menyebar ke 12 negara lainnya.

sumber: tribun-news.co

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Pemerintah Diminta ‘Putus Hubungan’ Dengan Tiongkok Demi Cegah Virus Korona

MerahPutih.Com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara Tiongkok, khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan virus corona yang telah menyebabkan puluhan warga Wuhan, Tiongkok meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

“Travel warning dan import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat. Sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia, kami mendesak dengan sangat ketegasan pemerintah melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari tiga bulan,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Sabtu (25/1).

Ia juga meminta kementerian kesehatan untuk melakukan Jakarta, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara Tiongkok.

Cegah penyebaran virus corona, PB SEMMI minta Pemerintah Indonesia putus hubungan dengan Tiongkok
PB SEMMI desak pemerintah putus hubungan dengan Tiongkok demi cegah virus corona (MP/Asropih)

Khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan virus corona yang telah menyebabkan puluhan masyarakat Wuhan China meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

“Travel warning dan import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat, sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia, kami mendesak dengan sangat ketegasan pemerintah melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari 3 bulan,” tegas Bintang.

Selanjutnya Bintang meminta kementerian kesehatan (kemenkes) untuk melakukan kordinasi dengan pihak angkasa pura, guna melakukan pengecekan kesehatan di setiap bandara di Indonesia khususnya bandara Soekarno-Hatta, untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.

Bukan hanya turis namun warga negar,a Indonesia yang pergi ke Tiongkok ketika pulang harus di cek kesehatannya dibandara sebelum mereka melanjutkan aktivitasnya.

“Kedutaan Besar Tiongkok juga harus dipastikan steril dari virus ini. Kami minta kemenkes juga untuk mengecek seluruh pekerja ataupun Dubes Tiongkok di Indonesia jika mereka mau keluar dan beraktivitas di Indonesia,” tambahnya.

Bintang lebih lanjut akan mendatangi kementerian terkait jika tidak melakukan apa yang menjadi tuntutannya.

“Kami mendesak begini bukan buat siapa siapa ini demi Indonesia. Karena kami takut sekali virus itu masuk ke Indonesia dan kita terjangkit virus mematikan tersebut,” tutup Bintang.

Diketahui sebelumnya penyebaran virus corona yang dimulai dari kota Wuhan di China membuat dunia khawatir. Terlebih virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China, Selain itu, virus corona diketahui juga sudah menyebar ke 12 negara lainnya.(Knu)

sumber: merahputih.com

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Tangkal Virus Corona, PB SEMMI Harap Pemerintah Batasi Akses dengan China

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara China, khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan coronavirus yang telah menyebabkan puluhan masyarakat Wuhan China meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

Travel warning dan import bahan pokok atau makanan harus dilakukan saat ini dengan cepat. Sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia, kami mendesak dengan sangat ketegasan pemerintah melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari 3 bulan,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Ia meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan koordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura, guna melakukan pengecekan kesehatan di setiap bandara di Indonesia khususnya bandara Soekarno Hatta, untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.

“Bukan hanya turis namun warga negara Indonesia yang pergi ke China ketika pulang harus dicek kesehatannya di bandara sebelum mereka melanjutkan aktivitasnya,” tuturnya.

“Kedutaan besar China juga harus dipastikan steril dari virus ini. Kami minta Kemenkes juga untuk mengecek seluruh pekerja ataupun duta besar China di Indonesia jika mereka mau keluar dan beraktivitas di Indonesia,” tambahnya.

Bintang lebih lanjut akan mendatangi Kementerian terkait jika tidak melakukan apa yang menjadi tuntutannya.

“Kami mendesak begini bukan buat siapa-siapa, ini demi Indonesia. Karena kami takut sekali virus itu masuk ke Indonesia dan kita terjangkit virus mematikan tersebut,” tutup Bintang.

Diketahui sebelumnya penyebaran virus corona yang dimulai dari kota Wuhan di China membuat dunia khawatir. Terlebih virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China, Selain itu, virus corona diketahui juga sudah menyebar ke 12 negara lainnya.

sumber: inisiatifnews.com

Categories
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Uncategorized

PB SEMMI Mendesak Pemerintah Keluarkan Travel Warning Hingga Stop Import Makanan dan Bahan Pokok dari China

Jakarta, suarasi.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara China, khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan corona virus yang telah menyebabkan puluhan masyarakat Wuhan China meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

“Travel warning dan stop import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia. Kami mendesak dan meminta ketegasan pemerintah untuk melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari 3 bulan,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Sabtu (25/1).

Ia juga meminta kementerian kesehatan (kemenkes) untuk melakukan kordinasi dengan pihak angkasa pura guna melakukan pengecekan kesehatan di setiap bandara di Indonesia, khususnya bandara Soekarno Hatta untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.

“Bukan hanya turis, namun warga negara Indonesia yang pergi ke China ketika pulang harus di cek kesehatannya dibandara sebelum mereka melanjutkan aktivitasnya. Kedutaan besar China juga harus di pastikan steril dari virus ini. Kami minta kemenkes juga untuk mengecek seluruh pekerja ataupun duta besar China Indonesia jika mereka mau keluar dan beraktivitas di Indonesia,” tambahnya.

Bintang lebih lanjut akan mendatangi kementerian terkait jika tidak melakukan apa yang menjadi tuntutannya.

“Kami mendesak begini bukan buat siapa siapa ini demi Indonesia, karena kami takut sekali virus itu masuk ke Indonesia dan kita terjangkit virus mematikan tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui, penyebaran virus corona yang dimulai dari kota Wuhan di China membuat dunia khawatir. Terlebih virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China, Selain itu, virus corona diketahui juga sudah menyebar ke 12 negara lainnya.

sumber: suarasi.com